Juventus mulai menyusun strategi kreatif di bursa transfer demi mendatangkan Davide Frattesi dari Inter Milan.
Gelandang Timnas Italia itu disebut tidak mendapatkan menit bermain ideal di bawah asuhan Cristian Chivu, dan situasi ini membuka peluang bagi Bianconeri untuk bergerak.
Menurut laporan Sky Sport Italia, Juventus mempertimbangkan langkah tak biasa: mengorbankan klausul 50% sell-on Tarik Muharemovic demi melunakkan tuntutan harga Inter atas Frattesi.
Juventus Masih Ngebet Datangkan Davide Frattesi
Minat Juventus terhadap Frattesi bukan hal baru. Bahkan, klub asal Turin itu disebut ingin mempertemukan kembali Frattesi dengan Luciano Spalletti, pelatih yang sukses memaksimalkan potensinya saat bersama Timnas Italia.
Di era Spalletti, Frattesi tercatat sebagai pencetak gol terbanyak Italia, sebuah fakta yang memperkuat keyakinan Juventus bahwa sang gelandang bisa menjadi pembeda di lini tengah.
Namun, kendala terbesar ada pada harga. Inter disebut mematok banderol €30 juta, angka yang dianggap terlalu tinggi oleh Juventus.
Klausul Muharemovic Jadi Senjata Negosiasi
Di sinilah nama Tarik Muharemovic masuk dalam skema. Muharemovic saat ini dimiliki penuh oleh Sassuolo, namun Juventus masih memegang klausul 50% dari penjualan di masa depan.
Menurut Sky Sport Italia, Juventus bersedia menghapus klausul tersebut, sehingga Inter bisa merekrut Muharemovic dengan harga miring dari Sassuolo. Sebagai gantinya, Inter diharapkan melunak dalam negosiasi Frattesi.
Langkah ini dinilai sebagai solusi win-win:
- Inter berpeluang menekan biaya akuisisi bek muda
- Juventus menurunkan total biaya transfer Frattesi
Inter dan Bournemouth Sama-Sama Pantau Muharemovic
Menariknya, Inter bukan satu-satunya klub yang memantau Muharemovic. Bournemouth dari Premier League juga disebut telah melakukan pendekatan awal kepada Sassuolo dan sang pemain.
Klub Inggris itu bahkan diperkirakan siap bergerak musim panas mendatang, membuat Juventus harus bertindak cepat jika ingin menjadikan klausul tersebut sebagai alat tawar.

Leave a Reply