Marotta Buka Pintu Keluar untuk Frattesi, Tertawakan Klaim Conte soal Scudetto

Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, memberikan sinyal terbuka terkait masa depan Davide Frattesi di tengah minimnya menit bermain sang gelandang.

Di saat yang sama, ia juga menanggapi santai pernyataan Antonio Conte yang menyebut Napoli bukan favorit utama peraih Scudetto musim ini.

Pernyataan Marotta muncul jelang laga penting Inter melawan Atalanta di Bergamo, yang menjadi bagian krusial dalam upaya Nerazzurri mempertahankan posisi puncak klasemen Serie A.

Inter Tanpa Trofi, Tapi Tetap di Jalur Juara

Inter menutup tahun 2025 tanpa satu pun trofi setelah tersingkir di semifinal Supercoppa Italiana, kalah adu penalti dari Bologna usai bermain imbang 1-1.

Meski begitu, posisi Inter di puncak klasemen Serie A membuat musim ini belum sepenuhnya mengecewakan.

“Saya senang jika para penggemar melihat ini sebagai tahun yang positif, ini menunjukkan kepercayaan pada kerja keras semua orang di klub,” ujar Marotta kepada DAZN Italia.

Sindiran Elegan untuk Antonio Conte

Usai kemenangan Napoli atas Cremonese, Antonio Conte menyatakan bahwa hanya Inter, AC Milan, dan Juventus yang pantas disebut kandidat juara Serie A.

Ia bahkan menyebut akan menjadi sesuatu yang “luar biasa” jika tim di luar tiga besar tersebut memenangkan Scudetto.

Marotta memilih menanggapi dengan senyum.

“Saya tidak ingin menciptakan kontroversi. Conte adalah komunikator yang hebat, sangat pintar mengalihkan perhatian dan memfokuskan ulang isu,” ujar Marotta sambil tertawa.

Namun, Marotta justru menyebut Napoli sebagai favorit utama Scudetto.

“Napoli adalah juara bertahan, mereka memperkuat skuad dengan investasi besar, dan satu-satunya tim yang mempertahankan pelatihnya. Konsistensi ini membuat mereka layak menjadi kandidat nomor satu,”

Inter Pilih Jalur Berbeda

Marotta juga menegaskan bahwa Inter saat ini mengusung pendekatan berbeda dibanding pesaingnya.

“Kami memodifikasi model kami, berinvestasi pada pemain muda. Ini akan menjadi persaingan sampai akhir, tetapi Napoli pantas menjadi favorit utama,”

Pernyataan ini menegaskan filosofi Inter yang lebih berorientasi pada keberlanjutan, bukan sekadar belanja besar.

Frattesi dan Sinyal Perpisahan?

Meski sejumlah pemain masih absen karena cedera, termasuk Denzel Dumfries, Francesco Acerbi, Matteo Darmian, dan lainnya, Davide Frattesi tetap kesulitan mendapatkan waktu bermain. Situasi ini memunculkan spekulasi adanya masalah internal.

Marotta pun angkat bicara.

“Disiplin Frattesi selama ini tidak pernah bermasalah. Namun, pemain yang jarang bermain tentu wajar jika mempertimbangkan alternatif. Kami tidak ingin menahan siapa pun,”

Meski begitu, ia menegaskan bahwa Frattesi belum secara resmi meminta hengkang, dan diskusi baru akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Frattesi belum menyatakan keinginan untuk pindah, ini masih tahap awal, dan kami akan memiliki kesempatan untuk duduk dan mendiskusikan situasi ini dengannya,”

Cedera Dumfries dan Isu Transfer Januari 2026

Cedera Dumfries yang memaksanya naik meja operasi dan absen hingga dua bulan memunculkan rumor Inter akan merekrut Marco Palestra, bek muda milik Atalanta yang saat ini dipinjamkan ke Cagliari.

Marotta langsung membantah.

“Palestra bukan target kami. Ia bukan pemain Inter dan tidak ada jalur untuk itu. Kami akan melihat peluang di bursa transfer, tetapi Januari bukan periode dengan banyak opsi.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*