Legenda hidup Inter Milan, Javier Zanetti berkomentar mengenai performa luar biasa Inter musim ini yang semakin kokoh di puncak klasemen Serie A.
Dalam wawancara eksklusif bersama Sky Sport Italia, Zanetti menyampaikan harapannya agar musim ini (2025-26) bisa menjadi seperti momen bersejarah bagi Nerazzurri saat meraih bintang kedua pada 2023/24, sekaligus menyinggung insiden petasan yang terjadi di Cremona.
Momen Spesial Zanetti Sebagai Pembawa Obor Olimpiade
Javier Zanetti mendapat kehormatan besar menjadi salah satu tedoforo atau pembawa obor Olimpiade Milano-Cortina.
Bagi mantan kapten Inter tersebut, momen ini memiliki makna emosional yang sangat mendalam.
“Menjadi pembawa obor Olimpiade adalah momen yang sangat emosional. Ini mewakili semangat Olimpiade yang penuh nilai positif. Nilai-nilai itu sama dengan yang saya pegang dalam hidup dan olahraga,” ujar Zanetti.
Ia menegaskan bahwa olahraga seharusnya menjunjung tinggi sportivitas, persatuan, dan rasa saling menghormati.
Karena itu, membawa api Olimpiade menjadi pengalaman yang tak terlupakan baginya.
Inter Melaju Kencang di Puncak Klasemen Serie A
Di tengah kesibukannya sebagai duta olahraga, Zanetti tetap memberikan perhatian penuh kepada Inter Milan. Musim ini, Nerazzurri tampil konsisten dan kokoh di puncak klasemen Serie A.
Performa impresif di bawah arahan Cristian Chivu membuat Inter Milan semakin difavoritkan meraih gelar Scudetto. Kombinasi permainan kolektif, kedalaman skuad, dan mental juara menjadi kekuatan utama tim.
Harapan Musim ini Seperti Masa Keemasan “Bintang Kedua”
“Musim ini seperti musim bintang kedua? Semoga saja! Kami sedang tampil sangat baik, tetapi kami juga tahu bahwa dari sekarang hingga akhir masih ada banyak pertandingan penting,”
“Cristian dan tim tetap melakukan pekerjaan yang luar biasa,”
Soroti Insiden Petasan di Cremona
Selain membahas prestasi tim, Zanetti juga menyinggung insiden tidak menyenangkan yang terjadi dalam laga di Cremona, di mana sebuah petasan dilempar ke Emil Audero.
Legenda Argentina itu menyayangkan kejadian tersebut dan menegaskan pentingnya menjaga nilai sportivitas dalam sepak bola.
“Saya sangat sedih, begitu juga semua orang yang mencintai olahraga yang sehat. Kita harus menatap ke depan tanpa melupakan apa yang telah terjadi,” tegasnya.
Menurut Zanetti, insiden semacam ini mencederai semangat fair play dan merusak citra sepak bola Italia di mata dunia.

Leave a Reply