Legenda hidup Inter Milan, Christian Vieri, melontarkan pesan tegas kepada Nerazzurri: berhenti mencari alasan soal badai cedera.
Dalam wawancara bersama La Gazzetta dello Sport, Vieri menilai Inter tetap berada di jalur yang benar, termasuk saat harus kehilangan Denzel Dumfries, dan menyebut Luis Henrique sebagai solusi yang layak dipercaya di sisi kanan.
Inter Masih yang Terbaik, Masalahnya Hanya Detail
Vieri menepis anggapan bahwa Inter mengalami masalah struktural ketika kalah di laga besar.
“Lihat klasemen dulu: Inter ada di puncak, dan itu berarti sesuatu,” tegasnya.
Menurut Vieri, kekalahan Inter lebih disebabkan kesalahan kecil namun fatal, bukan kelemahan mendasar.
“Kekalahan ini berasal dari kesalahan kecil namun mahal. Chivu akan memperbaikinya. Timnya hampir selalu mengontrol permainan, tetapi ketika kehilangan bola, mereka sering menderita lewat serangan balik. Fokus di zona krusial harus ditingkatkan. Namun saya yakin Inter masih tim terbaik di Serie A,”
Tanpa Dumfries? “Berhenti Mengeluh”
Cedera Dumfries memicu darurat di sisi kanan, tetapi Vieri tidak mau mendengar keluhan.
“Tanpa Dumfries? Tidak ada gunanya mengeluh. Berlaku untuk semua tim. Berhenti menangis. Skuad ini memiliki kedalaman. Cedera bagian dari sepak bola dan selalu dibahas hanya saat kalah,”
Pernyataan ini menegaskan filosofi Vieri: tim besar harus siap menghadapi situasi apa pun, tanpa berlindung di balik alasan.
Percaya Penuh pada Luis Henrique
Alih-alih mendesak Inter belanja pemain baru, Vieri justru mendorong klub memberi kepercayaan penuh kepada Luis Henrique.
“Terlepas dari bursa transfer, Inter harus percaya pada Luis Henrique. Terlihat jelas dia kuat. Dia hanya butuh kontinuitas, dan sekarang akhirnya mendapatkannya. Ini momennya untuk membuktikan diri sebagai pemain top,”
Kedalaman Lini Depan: Mewah dan Variatif
Vieri juga memuji kekayaan opsi di lini serang Inter.
“Saya berharap dulu punya empat penyerang seperti itu. Lebih baik empat pemain mencetak masing-masing sepuluh gol daripada satu pemain mencetak dua puluh,”
Meski Lautaro Martínez diyakini tetap akan menjadi mesin gol, Vieri menilai Thuram, Pio Esposito, dan Bonny memberi keamanan dan variasi taktik yang luar biasa.
“Meskipun, seperti biasa Lautaro akan mencetak banyak gol. Hal yang hebat adalah beragamnya pilihan: selain dia dan Thuram, Pio dan Bonny memberi Anda keamanan yang nyata,”
Bonny di Bawah Tekanan, Vieri Beri Pembelaan
Terkait fase sulit Bonny, Vieri menunjukkan empati.
“Dia bertalenta besar, tapi sekarang sedang belajar arti bermain di klub top. Tekanan selalu ada. Satu penalti gagal, semuanya jadi masalah,”
Menurutnya, saat tim tak menang, publik kerap mencari kambing hitam, dan pemain muda sering menjadi sasaran.
Pio Esposito Bukan “The Next Vieri”
Vieri juga menolak perbandingan berlebihan antara dirinya dan Pio Esposito.
“Siapa pun yang menyebut dia Vieri baru tidak paham. Dulu saya disebut Boninsegna baru. Pio berbeda. Secara fisik, dia lebih mendekati Luca Toni,”
Namun, Vieri meminta semua pihak bersabar.
“Dia masih sangat muda. Musim lalu bermain di Serie B bersama Spezia. Lompatan ke sini sangat besar. Mentalitasnya tepat dan tempatnya juga tepat. Meledak sekarang atau nanti, itu tergantung dia. Saya bukan Harry Potter.”

Leave a Reply