Masa depan Valentin Carboni akhirnya mulai menemui titik terang. Gelandang serang muda milik Inter Milan itu dikabarkan siap meninggalkan Genoa lebih cepat dari rencana awal dan sekaligus mengakhiri petualangannya di Serie A pada bursa transfer Januari ini.
Tujuan berikutnya sudah hampir pasti: Racing Club de Avellaneda.
Kabar ini diungkap langsung oleh pakar transfer ternama, Fabrizio Romano, bersama Matteo Moretto, yang memberikan pembaruan penting soal negosiasi Carboni dalam tayangan YouTube mereka.
Carboni Pilih Pulang ke Argentina
Menurut Romano, Inter telah memutuskan untuk kembali meminjamkan Valentin Carboni pada Januari ini.
Beberapa klub Serie A sebenarnya sempat mengajukan ketertarikan, dengan Cagliari dan Lecce menjadi dua peminat paling konkret. Namun, sang pemain punya keputusan yang jelas.
Carboni disebut memberi prioritas penuh untuk kembali ke Argentina, negara asalnya, demi mendapatkan menit bermain yang lebih konsisten.
Dari semua opsi yang ada, Racing menjadi destinasi favorit dan sudah mendapatkan lampu hijau langsung dari sang pemain.
“Carboni sudah mengatakan ya kepada Racing. Sekarang kedua klub sedang merampungkan detail akhir kesepakatan,” ungkap Romano.
Jika tidak ada kejutan besar, kepindahan ini akan rampung dalam waktu dekat dengan status peminjaman.
Peran Penting Diego Milito dan Jejak Zanetti
Salah satu faktor kunci yang membuat kesepakatan ini berjalan mulus adalah keterlibatan langsung Diego Milito.
Mantan striker legendaris Inter yang kini menjabat sebagai presiden Racing itu dikabarkan berbicara langsung dengan Carboni untuk meyakinkannya.
Racing menawarkan proyek yang jelas: menjadikan Carboni sebagai pemain inti agar ia bisa berkembang melalui jam terbang reguler dalam beberapa bulan ke depan.
Menariknya, operasi ini mengingatkan pada masa lalu. Romano dan Moretto menyebut adanya benang merah historis, karena di sisi Inter, Javier Zanetti, wakil presiden klub ikut memantau proses ini.
Kombinasi Milito dan Zanetti pun disebut-sebut mengulang dinamika saat Inter dulu membawa Lautaro Martinez dari Argentina ke Italia.
“Milito selaku presiden terlibat langsung dalam operasi ini, dia berbicara secara pribadi dengan sang pemain dan idenya adalah memberinya menit bermain secara berkelanjutan dalam beberapa bulan ke depan. Zanetti adalah wakil presiden Inter, dan situasi ini sedikit mengingatkan pada operasi Lautaro, dengan keduanya menjadi tokoh utama dalam negosiasi demi mencapai penandatanganan secepat mungkin.” Jelas kedua jurnalis tersebut.

Leave a Reply