Bek muda milik Inter Milan, Tomás Palacios, mulai menunjukkan kualitas terbaiknya setelah kembali ke Argentina dengan status pinjaman.
Pemain kelahiran 2003 itu tampil gemilang bersama Estudiantes de La Plata dan sukses meraih penghargaan Man of The Match dalam laga derby melawan Gimnasia La Plata.
Pertandingan klasik tersebut berakhir imbang tanpa gol, namun kontribusi Palacios di lini belakang membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik laga.
Adaptasi Cepat dan Konsistensi Performa
Sejak meninggalkan Inter pada Januari lalu dengan skema pinjaman disertai opsi pembelian, Palacios langsung mendapatkan menit bermain reguler. Laga melawan Gimnasia menjadi penampilan ketiganya secara beruntun, sinyal positif bagi perkembangan sang pemain.
Bek 22 tahun itu tampil disiplin, solid dalam duel udara, serta tenang dalam distribusi bola dari lini belakang. Dalam derby yang sarat tekanan, ia menunjukkan kematangan yang jarang dimiliki pemain seusianya.
Perjalanan Awal Bersama Estudiantes
Palacios memulai debutnya pada 3 Februari saat menghadapi Defensa. Setelah itu, ia dipercaya menjadi starter saat Estudiantes meraih kemenangan 1-0 atas Deportivo Riestra.
Kepercayaan pelatih terhadapnya terus meningkat, dan penghargaan MVP dalam derby kontra Gimnasia menjadi bukti nyata bahwa keputusan Inter meminjamkannya adalah langkah tepat.
Derby Tanpa Gol, Tapi Penuh Makna
Meski laga Estudiantes vs Gimnasia berakhir 0-0, pertandingan ini tetap menjadi sorotan karena rivalitas historis kedua klub. Dalam atmosfer panas seperti itu, performa solid Palacios menjadi nilai tambah besar.
Kemampuannya membaca permainan dan menjaga konsentrasi sepanjang 90 menit menjadi faktor utama mengapa ia terpilih sebagai Man of The Match.
Tomás Palacios kini berada di jalur yang tepat. Dengan menit bermain yang konsisten dan kepercayaan penuh dari Estudiantes, ia memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi bek modern yang komplet.

Leave a Reply