Inter Milan harus menelan kekecewaan pahit di Supercoppa Italiana 2025. Harapan melaju ke babak final pupus setelah Nerazzurri kalah dari Bologna melalui drama adu penalti.
Usai laga, Henrikh Mkhitaryan angkat bicara dengan nada jujur, tegas, dan tanpa mencari pembenaran.
Gelandang asal Armenia itu menekankan satu hal utama: Inter seharusnya bisa menyelesaikan pertandingan lebih cepat, tanpa harus menyeretnya ke adu penalti.
Inter Gagal Mengunci Laga Sejak Waktu Normal
Dalam wawancaranya bersama Mediaset, Mkhitaryan menyoroti jalannya pertandingan sebagai faktor utama kegagalan Inter.
“Kami harus membicarakan pertandingan itu sendiri. Kami seharusnya menutup laga lebih cepat, lalu soal penalti itu cerita lain,” ujar Mkhitaryan.
Inter memang tampil dominan di beberapa fase laga dan menciptakan sejumlah peluang emas.
Namun, ketajaman di momen krusial kembali menjadi persoalan. Bagi Mkhitaryan, kegagalan ini bukan kali pertama dan harus menjadi alarm serius.
Ia bahkan mengingatkan kekalahan serupa saat Inter disingkirkan Atletico Madrid melalui adu penalti pada babak 16 Besar Liga Champions musim 2023-24.
“Melawan Atletico juga kami kalah lewat penalti. Kami menyesal. Kami harus bekerja lebih baik agar bisa menuntaskan pertandingan sebelum sampai ke situ,”
Adu Penalti Bukan Alasan Utama
Meski adu penalti kembali menjadi mimpi buruk bagi Inter, Mkhitaryan menolak menjadikannya kambing hitam.
Menurutnya, akar masalah ada pada ketidakmampuan tim memaksimalkan peluang selama 90 menit.
Pernyataan ini menunjukkan sikap dewasa dan kepemimpinan seorang pemain senior yang paham betul dinamika sepak bola level atas.
“Tak Menang Trofi? Ini Sepak Bola”
Ketika ditanya soal kegagalan Inter meraih trofi meski kerap berada dekat dengan garis finis, Mkhitaryan menjawab dengan sangat lugas dan membumi.
“Ini sepak bola. Bukan 11 lawan 0. Kami bermain melawan lawan yang kuat,”
Tak ada dalih, tak ada pembelaan berlebihan. Inter, menurutnya, sudah mencoba segalanya namun belum berhasil.
“Kami sudah berusaha menang, tapi tidak berhasil. Tanpa alasan. Kami harus fokus dan bekerja keras, karena masih banyak yang harus diperbaiki.”

Leave a Reply