Inter Milan menunjukkan mental juara dengan meraih kemenangan krusial 1-0 atas Atalanta dalam laga pekan ke-17 Serie A 2025-26, Senin (29/12/2025) dini hari WIB.
Bertanding di Gewiss Stadium, Bergamo, gol tunggal Lautaro Martinez memastikan Nerazzurri tetap kokoh di puncak klasemen dengan raihan 36 poin, sekaligus menjadi obat pelipur lara setelah kekalahan menyakitkan di semifinal Supercoppa Italia.
Reaksi Sempurna Usai Luka Supercoppa
Datang dengan status pemuncak klasemen, Inter Milan sempat diguncang kegagalan meraih trofi Supercoppa usai kalah adu penalti dari Bologna.
Namun pasukan Cristian Chivu merespons dengan performa penuh disiplin dan determinasi tinggi di markas Atalanta, tim yang tengah on-fire dengan tujuh kemenangan dari delapan laga terakhir.
Kembalinya Hakan Calhanoglu memberi keseimbangan di lini tengah, meski Inter harus kehilangan sejumlah pemain kunci seperti Francesco Acerbi, Denzel Dumfries, Matteo Darmian, dan Marcus Thuram yang tidak sepenuhnya fit.
Duel Ketat dan Peluang Silih Berganti
Pertandingan berlangsung intens sejak menit awal. Inter tampil dominan dalam penguasaan bola, sementara Atalanta mengandalkan transisi cepat.
Marcus Thuram dan Lautaro Martinez sempat mengancam gawang Carnesecchi, tetapi peluang-peluang tersebut belum berbuah gol.
Di sisi lain, La Dea juga beberapa kali membuat Yann Sommer bekerja keras. Gianluca Scamacca dan Mario Pasalic nyaris membuka skor, namun penyelesaian akhir yang kurang presisi membuat kedudukan tetap imbang hingga turun minum.
Momen Penentu: “Hadiah Natal” dari Djimsiti
Gol yang dinanti Inter akhirnya tercipta pada menit ke-65, dan datang dari kesalahan fatal lini belakang Atalanta.
Berat Djimsiti melakukan salah umpan di area pertahanan sendiri, yang langsung dipotong Francesco Pio Esposito. Tanpa ego, sang penyerang muda memberikan assist matang kepada Lautaro Martinez.
El Toro dengan tenang menuntaskan peluang tersebut menjadi gol. Sebuah penyelesaian klinis yang menegaskan kualitas sang kapten, sekaligus gol keempatnya secara beruntun di Serie A.
Lautaro Martinez, Simbol Ketajaman dan Kepemimpinan
Gol di Bergamo kembali menegaskan peran vital Lautaro Martinez bagi Inter Milan.
Tak hanya tajam di depan gawang, pemain asal Argentina itu juga menjadi simbol ketenangan di tengah tekanan. Gol ini pun terasa spesial karena lahir di laga sulit dan menentukan posisi Inter di papan atas.
Dominasi Inter atas Atalanta Berlanjut
Atalanta sebenarnya memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan di menit-menit akhir, namun Lazar Samardzic gagal memaksimalkan umpan matang De Ketelaere. Hingga peluit akhir berbunyi, skor 1-0 untuk Inter tetap bertahan.
Kekalahan ini menjadi yang kesembilan secara beruntun bagi Atalanta saat menghadapi Inter di semua kompetisi, sebuah statistik yang semakin menegaskan dominasi Nerazzurri atas La Dea.
Susunan Pemain
ATALANTA (3-4-2-1): 29 Carnesecchi; 19 Djimsiti, 4 Hien, 23 Kolasinac (10 Samardzic 75′); 77 Zappacosta (6 Musah 46′), 15 De Roon, 13 Ederson, 59 Zalewski (47 Bernasconi 65′); 17 De Ketelaere, 8 Pasalic (7 Sulemana 58′); 9 Scamacca.
Pelatih: Raffaele Palladino.
INTER (3-5-2): 1 Sommer; 31 Bisseck, 25 Akanji, 95 Bastoni; 11 Luis Henrique, 23 Barella (22 Mkhitaryan 76′), 20 Calhanoglu, 7 Zielinski (16 Frattesi 84′), 32 Dimarco (30 Carlos Augusto 76′); 9 Thuram (94 Esposito 64′), 10 Lautaro (17 Diouf 84′).
Pelatih: Cristian Chivu.

Leave a Reply