Davide Frattesi akhirnya mulai melihat titik terang setelah melewati periode sulit di awal musim ini bersama Inter Milan.
Gelandang tim nasional Italia ini kembali mencuri perhatian setelah tampil penuh selama 90 menit pada kemenangan atas Venezia pada babak 16 besar Coppa Italia 2025-26.
Menurut La Gazzetta dello Sport, performa tersebut menjadi langkah krusial dalam proses pemulihan kebugarannya dan pembuktian terhadap kepercayaan Cristian Chivu.
Performa Penting di Coppa Italia
Pada laga kontra Venezia, Frattesi tampil lebih ringan, efektif, dan terlibat dalam hampir semua skema permainan Inter Milan.
Ia menjaga ritme serangan, mengatur distribusi bola, hingga menyumbang assist untuk Andy Diouf dan Marcus Thuram.
Kinerja tersebut menjadi sinyal bahwa Frattesi perlahan kembali menemukan versi terbaiknya.
Chivu kini berharap sang gelandang dapat kembali menjadi senjata mematikan di lini tengah, seperti yang diharapkan sejak awal musim.
Tindakan Operasi Jadi Penyebab Masalah Kondisi Fisik Frattesi
Menurut laporan Gazzetta, Frattesi telah berjuang memulihkan kebugarannya akibat efek dari operasi yang dilakukan pada musim panas lalu. Yang mengejutkan, prosedur tersebut ternyata tidak sesederhana perkiraan awal.
Dokter menemukan bahwa hernia yang dialami Frattesi bersifat triple, jauh lebih kompleks dari diagnosis semula.
Kondisi tersebut memaksa proses penyembuhan berlangsung lebih lama dari perkiraan awal.
Keinginan Membalas Kepercayaan Chivu Bikin Pemulihan Terganggu
Frattesi semakin tak sabar untuk kembali setelah melihat besarnya kepercayaan Chivu.
Ia memaksakan diri berlatih terlalu cepat demi membayar kepercayaan sang pelatih. Akibatnya, muncul pembengkakan nyeri yang membuatnya harus kembali menepi dan memperlambat proses adaptasi fisiknya.
Situasi tersebut menjadi salah satu faktor utama mengapa Frattesi tampak kesulitan mencapai level terbaik selama beberapa bulan terakhir.
Kembali ke Jalur yang Tepat
Kini, performa gemilang melawan Venezia menjadi harapan baru. Inter Milan optimistis bahwa masa-masa sulit Frattesi akhirnya berakhir, dan ia siap kembali menjadi pemain bernilai tambah di lini tengah.
Cristian Chivu melihat sepak terjang Frattesi sebagai pemulihan bertahap. Selama sang gelandang bisa menjaga kondisi ini secara konsisten, Inter Milan berpeluang kembali memiliki dinamika permainan yang lebih variatif dan eksplosif di paruh kedua musim.

Leave a Reply