Inter Milan terus menunjukkan bahwa mereka adalah mesin ofensif paling efektif di Serie A.
Menjelang laga tandang ke markas Hellas Verona di Stadio Bentegodi pada pekan ke-10 Serie A 2025-26, pasukan Cristian Chivu datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat delapan kemenangan dalam sembilan laga terakhir di semua ajang.
Performa luar biasa ini tak hanya tercermin dari hasil akhir, tetapi juga dari data statistik yang menegaskan dominasi Inter Milan di area lawan.
Menurut laporan di situs resmi klub, Nerazzurri menjadi tim dengan kehadiran paling konsisten di kotak penalti lawan, simbol dari gaya bermain menyerang yang agresif dan efisien di bawah tangan dingin Chivu.
Inter Paling Produktif di Area Penalti
Statistik menunjukkan bahwa Inter telah mencetak 18 gol dari dalam kotak penalti, lebih banyak dibanding tim mana pun di Serie A musim ini.
Angka ini menegaskan kemampuan luar biasa para penyerang dan gelandang Nerazzurri dalam menembus pertahanan lawan, dengan serangan yang datang dari berbagai arah dan variasi.
Gol di Babak Kedua Jadi Ciri Khas
Tak hanya itu, Inter Milan juga menjadi tim dengan gol terbanyak di babak kedua musim ini, dengan 13 gol tercipta setelah jeda babak pertama.
Fakta ini menggambarkan bagaimana skuad Chivu memiliki kekuatan fisik, konsentrasi, dan mental juara yang membuat mereka tetap tajam hingga menit-menit akhir.
Banyak Pencetak Gol, Banyak Solusi
Satu lagi catatan penting: Inter menjadi salah satu dari dua tim dengan jumlah pencetak gol terbanyak di Serie A, yaitu 10 pemain berbeda, sejajar dengan Atalanta.
Artinya, bukan hanya Lautaro Martinez atau Hakan Calhanoglu yang menentukan hasil pertandingan, melainkan seluruh tim berkontribusi dalam fase ofensif.
Dari lini belakang hingga pemain cadangan, setiap elemen mampu menghadirkan ancaman nyata bagi lawan.
Filosofi Chivu: Kolektivitas dan Intensitas
Cristian Chivu tampaknya telah menemukan keseimbangan sempurna antara kekuatan taktik dan kebebasan kreativitas.
Inter Milan bukan hanya menyerang dengan cepat, tetapi juga menekan tinggi dan menjaga dominasi wilayah permainan, memastikan bola selalu berada sedekat mungkin dengan area lawan.
Hasilnya? Sebuah tim yang bukan hanya menang, tetapi menyerang dengan identitas yang jelas, elegan, efisien, dan mematikan.

Leave a Reply