Sacchi Kritik Inter: “Di Serie A Superior, Tapi Terlena di Liga Champions”

Perjalanan Inter Milan pada musim ini (2025-26) menjadi sorotan. Meski tampil dominan di Serie A, performa Nerazzurri di Liga Champions justru dinilai mengalami penurunan.

Legenda sepak bola Italia, Arrigo Sacchi, pun angkat bicara dan menegaskan bahwa Inter harus segera “menaikkan level” jika ingin tetap bersaing di Liga Champions.

Melalui kolomnya di La Gazzetta dello Sport, mantan pelatih Timnas Italia itu memberikan analisis tajam jelang laga penentuan fase liga Liga Champions.

Malam Penentuan bagi Wakil Italia di Liga Champions

Menurut Sacchi, matchday terakhir fase liga Liga Champions ibarat momen menegangkan yang penuh ketidakpastian.

Ia menggambarkan situasi ini seperti seorang pasien yang menunggu hasil diagnosis dokter.

Nasib klub-klub Italia akan ditentukan dalam satu malam penuh tekanan.

Saat ini, Atalanta, Inter Milan, dan Juventus telah mengamankan tiket ke babak playoff. Namun, peluang untuk finish delapan besar klasemen (lolos langsung ke 16 besar) masih terbuka, meski sangat sulit.

Sementara itu, Napoli menghadapi tantangan berat karena harus mengalahkan Chelsea, dan itu pun belum tentu cukup untuk memastikan kelolosan.

Inter Milan: Tajam di Serie A, Tumpul di Eropa

Sacchi secara khusus menyoroti performa Inter Milan yang dianggap mengalami penurunan di Liga Champions.

Di awal fase liga, Inter tampil impresif dengan empat kemenangan beruntun. Namun setelah itu, mereka justru menelan tiga kekalahan berturut-turut, sebuah catatan yang mengejutkan.

Meski lawan yang dihadapi terbilang berat, seperti Atletico Madrid, Liverpool, dan Arsenal, Sacchi menilai Inter seharusnya mampu bersaing lebih baik.

“Inter, setelah awal yang gemilang (empat kemenangan dalam empat laga pertama), justru menarik rem tangan: tiga kekalahan dalam tiga pertandingan terakhir,”

“Memang benar mereka menghadapi Atletico Madrid, Liverpool, dan Arsenal, tetapi sebagai finalis musim lalu, Nerazzurri seharusnya sudah berada di level klub-klub tersebut,”

Terbuai Kesuksesan di Serie A

Di Serie A, Inter tampil luar biasa. Mereka berhasil melakukan comeback, merebut puncak klasemen, dan menciptakan jarak dengan para pesaing.

Namun, kesuksesan domestik itu justru dinilai membuat Inter sedikit lengah di kompetisi Eropa.

Sacchi menilai Nerazzurri seperti “tertidur” di Liga Champions, kehilangan intensitas dan ketajaman yang sebelumnya menjadi ciri khas mereka.

“Di Serie A, mereka mampu bangkit, menyalip, dan menjauh dari pesaing, namun di Liga Champions mereka justru sedikit ‘tertidur’,”

Hal ini menjadi alarm serius, mengingat ambisi besar Inter untuk kembali melangkah jauh seperti musim 2024/2025 lalu.

Laga Kontra Dortmund Jadi Ujian Mental

Pertandingan melawan Borussia Dortmund menjadi momen krusial bagi Inter Milan. Bermain di kandang lawan tentu bukan perkara mudah.

Namun, Sacchi menilai laga ini justru menjadi kesempatan sempurna bagi Inter untuk bangkit.

Menurutnya, Inter harus menunjukkan karakter juara, keberanian, dan mentalitas elite jika ingin kembali disegani di Eropa.

“Di Dortmund, melawan Borussia tentu bukan laga yang mudah, tetapi inilah momen yang tepat untuk bersuara lantang, sekaligus membuktikan bahwa mereka mampu menempuh perjalanan yang sama seperti pada tahun 2025.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*