Nama Luis Henrique sempat menjadi salah satu topik panas di balik layar bursa transfer Januari lalu. Kini, pakar transfer ternama Fabrizio Romano mengungkap detail penting terkait tawaran serius Bournemouth kepada Inter Milan untuk winger asal Brasil tersebut, termasuk angka resmi yang hampir membuat Inter Milan balik modal sepenuhnya.
Meski pada akhirnya transfer tak terwujud, cerita di balik layar menunjukkan bahwa minat klub Premier League itu jauh lebih konkret daripada yang sebelumnya beredar di publik.
Bournemouth Datang dengan Tawaran Nyata, Bukan Sekadar Rumor
Dalam pernyataannya, Fabrizio Romano meluruskan kabar yang menyebut Bournemouth hanya mengajukan tawaran di kisaran €18–19 juta. Menurut Romano, informasi tersebut tidak akurat.
“Saya ingin mengklarifikasi satu hal soal tawaran Bournemouth untuk Luis Henrique. Disebut-sebut bahwa tawarannya sebesar 18–19 juta euro, tetapi menurut informasi yang saya dapat itu tidak demikian. Yang saya ketahui justru tawarannya sangat kompetitif secara finansial dan bergantung pada beberapa faktor,” ungkap Romano.
Faktanya, Bournemouth disebut mengajukan proposal senilai €26–27 juta ditambah bonus, angka yang secara praktis mengganti investasi Inter saat mendatangkan Luis Henrique dari Olympique Marseille.
“Saya bisa memberi tahu bahwa tawaran Bournemouth pada dasarnya hampir sepenuhnya menutup investasi Inter saat merekrutnya dari Marseille. Nilainya sekitar 26–27 juta euro ditambah bonus,” sambungnya.
Mengapa Inter Tidak Langsung Melepas Luis Henrique?
Meski tawaran tersebut tergolong menarik, Inter Milan memilih menahan keputusan sejak akhir Desember. Alasannya bukan soal nilai transfer, melainkan ketersediaan pengganti di bursa Januari.
“Inter menahan tawaran itu dalam status siaga sejak akhir Desember karena ingin memahami apakah mereka bisa menemukan pengganti di bursa,”
Manajemen Nerazzurri telah memantau beberapa profil pemain sayap, namun tidak ada kesepakatan konkret yang tercapai. Tanpa jaminan pengganti yang sepadan, Inter akhirnya memutuskan menyimpan Luis Henrique hingga akhir musim.
Keputusan ini terbukti tidak merugikan, mengingat performa sang pemain dinilai cukup stabil dan masih memberi kontribusi penting bagi skuad.
“Luis Henrique akhirnya bertahan, Inter tetap puas dengan performanya, tetapi di musim panas nanti akan kita lihat—semuanya juga bergantung pada bagaimana perkembangannya dalam beberapa bulan ke depan,”
Chivu Jadi Pelindung Utama Luis Henrique
Menariknya, pelatih Cristian Chivu disebut sebagai sosok yang paling konsisten membela dan melindungi Luis Henrique. Sang pelatih percaya bahwa pemain Brasil itu masih memiliki potensi besar, terutama jika diberi kontinuitas dan kepercayaan.
Inter pun dilaporkan puas dengan kontribusi Luis Henrique sejauh ini, meski masa depannya tetap belum sepenuhnya aman.
“Chivu selalu membela dan melindunginya; Bournemouth mencoba dengan sangat serius,”
Besiktas Juga Datang, Tapi Ditolak Mentah-Mentah
Selain Bournemouth, Besiktas sempat mencoba peruntungan. Namun, proposal klub Turki tersebut sama sekali tidak menggoda Inter. Tawaran berupa pinjaman dengan hak beli yang berpotensi menjadi kewajiban dinilai tidak sesuai dengan strategi finansial Nerazzurri.
Berbeda dengan Bournemouth yang datang dengan uang nyata, Besiktas dianggap tidak memenuhi ekspektasi Inter baik dari sisi nilai maupun struktur kesepakatan.
“Sementara Besiktas mengajukan tawaran yang tidak bisa diterima oleh Inter, berupa pinjaman dengan opsi beli yang akan berubah menjadi kewajiban.”
Juni Jadi Bulan Penentuan Masa Depan Luis Henrique
Fabrizio Romano menegaskan bahwa segala kemungkinan masih terbuka di musim panas. Masa depan Luis Henrique akan sangat bergantung pada performanya dalam beberapa bulan ke depan serta kebutuhan taktis Inter Milan.
Jika Bournemouth kembali dengan proposal serupa—atau bahkan lebih baik—bukan tak mungkin Inter akhirnya melepas sang pemain pada bursa transfer Juni.
Satu hal yang pasti: minat Bournemouth bukan isapan jempol. Mereka benar-benar serius, dan Inter sudah tahu berapa harga yang harus dibayar.

Leave a Reply