Menjelang dibukanya bursa transfer musim dingin 2026, Inter Milan mulai memetakan langkah dengan lebih spesifik.
Meski secara umum puas dengan aktivitas transfer musim panas lalu, Repubblica mengungkap bahwa Nerazzurri tetap melakukan investas pada Januari mendatang, terutama untuk memperkuat sektor yang kini menjadi titik rawan.
Menurut laporan harian ternama Italia itu, Inter menilai mayoritas rekrutan musim panas lalu telah memberi dampak positif.
Bonny dan Pio Esposito menambah kedalaman lini serang, sementara Andy Diouf menghadirkan energi, progresi bola, dan kualitas di lini tengah.
“Inter adalah salah satu tim yang paling puas dengan apa yang telah dilakukan pada bursa musim panas. Bonny dan Pio Esposito telah memperkuat lini serang, sementara Diouf membawa energi dan kualitas ke lini tengah,” Tulis Repubblica.
Namun, ada satu nama yang hingga kini belum memenuhi ekspektasi, Luis Henrique.
“Hingga saat ini, satu-satunya catatan merah adalah Luis Henrique: didatangkan dari Marseille dengan harga 25 juta euro, winger asal Brasil itu gagal menjadi alternatif yang kredibel bagi Dumfries. Kini, dengan pemain Belanda tersebut berada di ruang perawatan, Luis Henrique mendapat kesempatan namun belum mampu memanfaatkannya,” sambung laporan tersebut.
Luis Henrique Jadi Catatan Merah
Sorotan tertuju pada Luis Henrique, winger Brasil yang didatangkan dari Marseille dengan banderol €25 juta.
Ia belum mampu menjadi alternatif sepadan bagi Denzel Dumfries di sisi kanan. Situasi kian pelik setelah Dumfries menepi karena cedera, memberi Henrique kesempatan tampil lebih sering, namun belum juga mampu memanfaatkannya.
Kondisi ini memaksa Inter mempertimbangkan intervensi di bulan Januari, khususnya untuk sektor sayap/wing-back kanan.
Palestra, Target Utama Nerazzurri
Repubblica menyebut Marco Palestra sebagai target transfer utama Inter. Pemain muda milik Atalanta yang saat ini dipinjamkan ke Cagliari itu dinilai punya profil ideal: dinamis, agresif, kuat dalam duel, dan cocok untuk sistem yang menuntut intensitas tinggi di sisi lapangan.
Palestra dianggap bukan sekadar solusi jangka pendek, tetapi juga investasi masa depan, tipe pemain yang bisa tumbuh bersama proyek Inter.
Dodò Jadi Alternatif Paling Realistis
Jika transfer Palestra sulit direalisasikan, Inter telah menyiapkan rencana B: Dodò dari Fiorentina. Wing-back Brasil itu menawarkan pengalaman Serie A, kecepatan, dan kemampuan menyerang dari sisi kanan.
Dibanding Palestra, Dodò dinilai lebih siap secara instan dan bisa langsung bersaing di level tertinggi.
“Itulah sebabnya klub Nerazzurro mulai mempertimbangkan untuk turun ke pasar pada Januari: mimpi mereka adalah Palestra dari Cagliari (yang kepemilikannya berada di tangan Atalanta), sementara alternatifnya adalah Dodò dari Fiorentina.”
Dengan Dumfries absen dan performa Luis Henrique belum stabil, Januari 2026 menjadi bulan krusial bagi Inter untuk menjaga keseimbangan ambisi jangka pendek dan visi jangka panjang.

Leave a Reply