Inter Milan akan melanjutkan perjalanan mereka di Serie A 2025/26 dengan bertandang ke Stadion Giovanni Zini, markas Cremonese, pada Senin, 2 Februari 2026 pukul 00.00 WIB, dalam laga pekan ke-23.
Pertandingan ini bukan hanya penting dalam perburuan gelar, tetapi juga sarat dengan catatan statistik menarik. Berdasarkan rekor pertemuan, Inter Milan menjadi tim yang sangat dominan atas Cremonese dengan persentase kemenangan tertinggi dalam sejarah pertemuan mereka di Serie A.
Inter Milan Datang sebagai Pemuncak Klasemen
Skuad asuhan Cristian Chivu memasuki laga ini dengan kepercayaan diri tinggi. Inter saat ini memimpin klasemen Serie A dengan 52 poin, hasil dari 17 kemenangan dan satu hasil imbang.
Konsistensi permainan menjadi kunci keberhasilan Nerazzurri musim ini. Baik di kandang maupun tandang, Inter tampil stabil dan sulit dikalahkan oleh lawan-lawannya.
Dengan performa seperti ini, laga kontra Cremonese menjadi peluang besar untuk memperkokoh posisi di puncak klasemen.
Kenangan Manis di Laga Putaran Pertama
Pada pertemuan pertama musim ini di Stadion San Siro, Inter Milan tampil sangat dominan dan sukses meraih kemenangan telak 4-1 atas Cremonese.
Dalam laga tersebut:
- Lautaro Martinez membuka keunggulan
- Bonny mencetak satu gol dan menyumbang tiga assist
- Federico Dimarco dan Nicolò Barella menambah gol di babak kedua
- Cremonese memperkecil kedudukan lewat Bonazzoli
Kemenangan itu menegaskan superioritas Inter atas tim berjuluk Grigiorossi.
Rekor Pertemuan: Inter Punya Persentase Kemenangan Tertinggi
Dari total 17 pertemuan kedua tim di Serie A, Inter Milan mencatatkan statistik luar biasa:
- 14 kemenangan Inter
- 2 hasil imbang
- 1 kemenangan Cremonese
Artinya, Inter memiliki persentase kemenangan sebesar 82%, yang menjadi rekor tertinggi mereka melawan tim yang sudah dihadapi lebih dari 10 kali di Serie A.
Catatan ini menunjukkan betapa sulitnya Cremonese menghadapi kekuatan Nerazzurri sepanjang sejarah.
Cremonese Paling Sering Kalah dari Inter dan Juventus
Menariknya, Inter bukan satu-satunya “momok” bagi Cremonese. Dalam sejarah Serie A, Cremonese telah menelan 14 kekalahan dari Inter Milan, jumlah terbanyak yang mereka terima dari satu klub.
Rekor ini juga sama dengan catatan mereka saat menghadapi Juventus. Hal tersebut menempatkan Inter dan Juventus sebagai dua lawan paling berat bagi Cremonese di kasta tertinggi Italia.
Laga Sarat Gol di Pertemuan Terakhir
Selain dominasi Inter, pertemuan kedua tim juga dikenal sebagai laga yang menghibur.
Dalam empat pertemuan terakhir, kedua tim selalu mencetak gol. Total tercipta 18 gol, dengan rata-rata 4,5 gol per pertandingan.
Statistik ini menandakan bahwa duel Cremonese vs Inter kerap berlangsung terbuka dan penuh aksi, bukan sekadar pertandingan defensif.
Peluang Inter Perpanjang Rekor Positif
Dengan kondisi skuad yang relatif stabil dan performa impresif, Inter Milan memiliki peluang besar untuk kembali meraih kemenangan.
Kehadiran pemain-pemain kunci seperti Lautaro Martinez, Thuram, dan Dimarco menjadi modal utama Nerazzurri untuk mendominasi pertandingan.
Selain itu, motivasi mempertahankan posisi puncak klasemen membuat Inter dipastikan tampil dengan intensitas tinggi.

Leave a Reply