Benjamin Pavard menunjukkan peningkatan performa di bawah pelatih baru Marseille, Habib Beye.
Namun, di balik peningkatan performanya, peluang transfer permanen dari Inter Milan justru semakin kecil.
Laporan dari Le Phocéen menyebutkan bahwa Marseille kemungkinan besar tidak akan mengaktifkan opsi pembelian senilai €15 juta, membuka jalan bagi Pavard untuk kembali ke Inter pada musim panas mendatang.
Awal Musim Sulit di Bawah Roberto De Zerbi
Didatangkan sebagai pemain pinjaman di hari terakhir bursa transfer musim panas lalu, Benjamin Pavard menghadapi tantangan besar sejak awal.
Di bawah asuhan Roberto De Zerbi, ia mengalami:
- Performa yang tidak konsisten
- Kesulitan beradaptasi dengan sistem permainan
- Penurunan kepercayaan dari pelatih
Periode sulit ini mencapai puncaknya pada Oktober, saat penampilan buruk di Ligue 1 dan kompetisi Eropa membuatnya kehilangan tempat di tim utama.
Kebangkitan Bersama Pelatih Baru
Situasi berubah setelah kedatangan pelatih baru, Habib Beye. Di bawah arahannya, Pavard mulai mendapatkan kembali kepercayaan, performanya terlihat lebih stabil, dan perannya dalam tim kembali meningkat
Perubahan ini memberikan harapan baru bagi sang pemain untuk menutup musim dengan catatan positif.
Marseille Enggan Tebus Permanen
Meski menunjukkan peningkatan, Olympique de Marseille tampaknya tidak siap mengeluarkan dana besar untuk mempertahankannya.
Alasannya:
- Inkonsistensi performa di awal musim
- Pertimbangan finansial klub
- Prioritas transfer lain
Dengan situasi ini, opsi pembelian sebesar €15 juta dinilai terlalu mahal untuk diaktifkan.
Masa Depan Kembali di Tangan Inter Milan
Jika Marseille benar-benar tidak mengaktifkan opsi pembelian, maka Benjamin Pavard akan kembali ke Inter Milan.
Hal ini membuka beberapa kemungkinan:
- Bertahan dan menjadi bagian skuad utama
- Dipinjamkan kembali ke klub lain
- Dijual dengan skema baru
Keputusan akhir akan berada di tangan manajemen Inter.

Leave a Reply