Media Italia Kritik Keras Bonny Usai Inter Tersingkir dari Supercoppa

Kegagalan Inter Milan melaju ke Final Supercoppa Italiana 2025 usai dikalahkan Bologna menyisakan sorotan tajam, khususnya kepada penyerang muda Ange-Yoan Bonny.

Bermain di Riyadh, Bonny menjadi sasaran kritik keras media Italia setelah penampilannya dinilai mengecewakan, terutama pada momen krusial eksekusi penalti.

Sejumlah surat kabar ternama Italia sepakat: malam itu bukan milik Bonny.

Gazzetta: Intensitas Ada, Kualitas Tak Terlihat

La Gazzetta dello Sport menjadi media paling vokal dalam menilai performa Bonny.

Harian olahraga terbesar Italia itu menyoroti kontras antara kerja keras dan minimnya kualitas yang ditunjukkan sang striker.

“Banyak duel, banyak intensitas, banyak fisik,” tulis Gazzetta, dikutip dari L’Interista.

“Namun kualitasnya sangat minim, dalam starter pertamanya bersama Thuram. Termasuk penalti yang nyaris memalukan.”

Kritik tersebut tidak semata tertuju pada kegagalan penalti, tetapi juga pada performa keseluruhan Bonny yang gagal menemukan ritme permainan sepanjang laga.

Bologna Dinilai Sudah “Membaca” Bonny

Nada serupa datang dari Corriere dello Sport, yang menilai Bologna tampil jauh lebih siap menghadapi Bonny dibanding pertemuan-pertemuan sebelumnya.

“Saat bermain di bawah Chivu bersama Parma, dia membuat lini belakang Bologna menderita,” tulis Corriere.

“Namun kali ini, Bologna benar-benar sudah memahami cara menghentikannya.”

Analisis ini mengindikasikan bahwa Bologna berhasil menutup ruang gerak Bonny, mematikan keunggulan fisik dan agresivitas yang biasanya menjadi senjata utamanya.

Rapor Media Italia: Mayoritas Nilai Rendah

Penilaian angka dari berbagai media Italia memperkuat gambaran performa Bonny yang mengecewakan:

  • La Gazzetta dello Sport: 4,5
  • Corriere dello Sport: 5
  • Tuttosport: 5
  • TMW: 5
  • L’Interista: 6

Meski terdapat sedikit perbedaan, kesimpulannya konsisten. Usaha dan kekuatan fisik Bonny diakui, tetapi minimnya ketajaman dan kegagalan penalti menjadi faktor penentu penilaian rendah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*