Masa depan Hakan Calhanoglu bersama Inter Milan kembali menjadi sorotan. Menurut laporan Sky Sport Italia, gelandang asal Turki itu bisa saja meninggalkan Nerazzurri pada bursa transfer musim panas mendatang.
Opsi yang terbuka? Perpanjangan kontrak dengan nilai berbeda atau kemungkinan perpisahan. Semua akan bergantung pada sejumlah faktor penting: keinginan pemain, rencana taktik pelatih, serta kebijakan manajemen klub.
Calhanoglu Kembali Jadi Poros di Derby Milan
Setelah sempat menepi akibat cedera, Calhanoglu kini telah pulih dan siap memimpin lini tengah Inter dalam Derby della Madonnina melawan mantan klubnya, AC Milan, di San Siro pada pekan ke-28 Serie A 2025-26.
Dalam sistem 3-5-2 racikan Cristian Chivu, peran Calhanoglu dinilai krusial. Ia bukan sekadar gelandang pengatur tempo, tetapi juga sumber gol dan kreativitas.
Musim ini, ia menjadi pencetak gol terbanyak kedua tim setelah Lautaro Martinez, dengan koleksi delapan gol di ajang Serie A. Statistik ini menegaskan kontribusinya yang konsisten, meski sempat diganggu cedera dalam beberapa pertandingan.
Otak Permainan dan Eksekutor Dingin
Sky Sport menekankan bahwa Inter “tidak bisa mengabaikan” peran Calhanoglu dalam skema permainan. Meski Piotr Zielinski tampil baik saat menggantikan dirinya, Calhanoglu tetap dianggap sebagai “otak” tim.
Beberapa momen penting musim ini memperlihatkan ketenangannya dalam situasi genting, terutama saat menghadapi Juventus dan Fiorentina, termasuk eksekusi penalti yang presisi saat melawan Genoa.
Kemampuannya mencetak gol dari bola mati, visi umpan, serta kontrol tempo menjadikannya fondasi taktik Inter dalam beberapa musim terakhir.
Kontrak Baru dengan Gaji Berbeda?
Meski saat ini fokus tertuju pada performa di lapangan, isu kontrak tidak bisa diabaikan. Musim panas lalu, masa depan Calhanoglu sudah sempat berada di persimpangan, namun akhirnya ia bertahan.
Kini, situasinya kembali terbuka. Inter berpotensi menawarkan perpanjangan kontrak dengan nilai finansial yang berbeda—kemungkinan menyesuaikan struktur gaji atau kebijakan efisiensi klub.
Pertanyaan utamanya:
- Apakah Calhanoglu masih ingin melanjutkan petualangan di Giuseppe Meazza?
- Apakah Inter, terutama jika ada perubahan taktik di masa depan, masih melihatnya sebagai pusat proyek?
Semua keputusan akan ditentukan oleh keselarasan visi antara pemain dan manajemen.
Faktor Taktik Bisa Jadi Penentu
Jika Inter mempertahankan sistem 3-5-2, peran Calhanoglu sebagai regista modern tetap sangat relevan. Namun, perubahan pendekatan taktik bisa memengaruhi perannya.

Leave a Reply