Luca Toni: “Frattesi Harus Pergi, Selamanya Akan Jadi Pemain Menit Akhir di Inter

Masa depan Davide Frattesi di Inter Milan menjadi sorotan tajam. Kali ini, komentar datang dari Luca Toni, mantan striker timnas Italia yang secara gamblang menilai bahwa Frattesi perlu mengganti klub jika ingin benar-benar berkembang sebagai pemain utama di level tertinggi.

Pernyataan Toni seakan mengonfirmasi situasi yang sudah lama terasa di Appiano Gentile: Frattesi bukan pilihan utama dan sulit keluar dari label super-sub.

Luca Toni: “Di Inter, Frattesi Selalu Jadi Pemain Cadangan”

Dalam komentarnya, Luca Toni menyoroti satu poin krusial: status Frattesi di Inter tak pernah berubah sejak kedatangannya.

“Menurut saya Frattesi ingin menjadi pemain penting di klub besar, tetapi dia melihat bahwa di Inter dirinya selalu dianggap sebagai pelapis,” ujar Toni, seperti dikutip dari FCInterNews.

Statistik dan fakta di lapangan mendukung pernyataan tersebut.

Sejak bergabung dari Sassuolo, Frattesi memang kerap memberikan dampak dari bangku cadangan, namun jarang dipercaya sebagai starter reguler, baik di era Simone Inzaghi maupun di bawah Cristian Chivu.

Selalu Jadi Pemain Menit Akhir

Toni bahkan menegaskan bahwa peran Frattesi di Inter sudah seperti “takdir” yang sulit diubah.

“Dia tidak pernah benar-benar menjadi starter. Dia selalu pemain menit-menit akhir. Jika tetap di Inter, dia akan selalu dipandang seperti sekarang,” lanjut Toni.

Bagi pemain berusia 26 tahun yang berada di puncak karier, kondisi ini jelas menjadi dilema.

Terlebih, Frattesi merupakan gelandang yang membutuhkan ritme, kontinuitas, dan kepercayaan penuh untuk mengeluarkan potensi terbaiknya.

Demi Karier dan Timnas Italia

Tak hanya soal klub, masa depan Frattesi juga berkaitan langsung dengan Timnas Italia. Persaingan di lini tengah Azzurri semakin ketat, dan menit bermain di klub menjadi faktor krusial.

Bagi Toni, solusi terbaik sangat jelas:

“Dia harus pergi ke klub besar lain untuk membuktikan bahwa dia bisa menjadi pemain kunci.”

Dengan kata lain, Frattesi membutuhkan lingkungan di mana ia bukan sekadar pelapis, melainkan poros utama permainan.

Januari 2026 Jadi Momen Penentuan

Bursa transfer Januari kini dipandang sebagai titik balik. Minat dari klub-klub besar, terutama dari Juventus semakin menguat.

Inter Milan sendiri disebut tak menutup pintu, asalkan tawaran yang datang sesuai valuasi dan skema yang diinginkan.

Bagi Frattesi, bertahan berarti menerima peran yang sama. Pergi, meski penuh risiko, justru membuka peluang untuk naik level.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*