Kapten Inter Milan, Lautaro Martínez, mengungkapkan sisi emosional dalam kariernya.
Dalam wawancara dengan media Argentina, Racing Radio, sang striker mengaku memiliki satu mimpi besar, yakni kembali bermain untuk klub masa kecilnya, Racing Club.
Meski demikian, Lautaro menegaskan bahwa fokusnya saat ini tetap berada di level tertinggi bersama Inter.
Mimpi Pulang ke Racing
Lautaro secara jujur mengungkapkan keinginannya untuk kembali ke Racing suatu hari nanti.
“Kembali ke Racing adalah keinginan saya. Saya tidak tahu kapan, tetapi saya bermimpi untuk bermain di sana setidaknya satu tahun,” ujar Lautaro, seperti dikutip FCInter1908.
Ia bahkan menyebut sedang mencoba meyakinkan keluarganya untuk mendukung rencana tersebut.
“Saya sedang mencoba meyakinkan istri saya dan dia mendukung saya,”
Namun, Lautaro juga menyadari bahwa banyak faktor yang akan menentukan, mulai dari kondisi fisik hingga situasi keluarga.
“Tentu saja itu bergantung pada banyak hal, baik dari sisi keluarga maupun kondisi fisik saya,”
Komitmen Penuh Bersama Inter Milan
Meski memiliki mimpi tersebut, Lautaro tetap menunjukkan profesionalisme tinggi bersama Inter Milan.
Ia masih memiliki kontrak selama tiga tahun dan ingin terus bermain di level tertinggi selama mungkin.
“Saya masih memiliki kontrak 3 tahun dengan Inter, saya ingin bertahan lama di sepak bola level tinggi, saya merasa baik dan masih muda, tetapi di masa depan saya ingin kembali ke Racing, agar bisa menunjukkan kepada anak-anak saya betapa besar cinta para penggemar Racing kepada saya,”
Hal ini menegaskan bahwa kepindahan ke Racing bukanlah sesuatu yang akan terjadi dalam waktu dekat.
Hubungan Spesial dengan Diego Milito
Dalam wawancara tersebut, Lautaro juga mengungkapkan kedekatannya dengan legenda Inter dan Racing, Diego Milito.
“Saya berbicara dengan Milito setiap minggu. Dia selalu dekat dengan saya, bahkan sejak awal karier.”
Milito disebut sebagai sosok penting yang terus memberikan dukungan, termasuk saat Lautaro mengalami cedera.
“Dia juga mengirim pesan saat saya cedera, dan kami sempat membahas kondisi Racing yang sedang tidak baik, lalu saya juga mengirim pesan dukungan untuk klub.”
Masa Depan: Antara Loyalitas dan Mimpi
Pernyataan Lautaro menunjukkan keseimbangan antara loyalitas dan impian.
Di satu sisi, ia adalah simbol dan pemimpin Inter Milan saat ini. Di sisi lain, ia tetap menyimpan cinta mendalam untuk Racing.
Situasi ini justru memperlihatkan sisi manusiawi seorang pemain top, bahwa di balik kesuksesan besar, ada akar yang selalu ingin ia kembali.

Leave a Reply