Juventus dikabarkan tengah menyiapkan langkah strategis di bursa transfer Januari 2026 dengan mengincar gelandang Inter Milan, Davide Frattesi.
Pemain berusia 26 tahun itu disebut-sebut sudah tidak masuk dalam rencana utama pelatih baru Inter, Cristian Chivu, sehingga peluang kepindahannya semakin terbuka.
Kabar ini diungkap oleh jurnalis Italia Matteo Moretto melalui laporan FCInterNews, yang menyebut bahwa Bianconeri mempertimbangkan untuk mendatangkan Frattesi dengan status pinjaman disertai opsi pembelian. Namun, Inter Milan punya syarat khusus yang bisa menjadi penentu kelanjutan negosiasi.
Frattesi Tersisih dari Proyek Cristian Chivu di Inter
Sejak Cristian Chivu resmi menukangi Inter Milan, peran Davide Frattesi kian menurun drastis. Mantan pemain Sassuolo itu baru satu kali menjadi starter di Serie A musim ini, dengan tambahan tiga penampilan di kompetisi lain.
Minimnya menit bermain membuat Frattesi frustrasi dan dikabarkan ingin hengkang pada Januari demi menyelamatkan kariernya, terlebih dengan ambisi untuk kembali menjadi pilihan utama di level klub maupun tim nasional Italia.
Situasi ini dimanfaatkan Juventus yang tengah mencari tambahan tenaga di lini tengah.
Luciano Spalletti Tertarik Hidupkan Karier Frattesi
Menariknya, pelatih Juventus saat ini, Luciano Spalletti, disebut sebagai sosok yang cukup mengagumi karakter permainan Frattesi.
Meski sang gelandang kesulitan di Inter, Spalletti menilai Frattesi masih memiliki kualitas dan energi yang cocok dengan sistem permainan Juventus.
Sebagai klub dengan rekor gelar Serie A terbanyak, Juventus siap menguji keseriusan Inter Milan melalui proposal konkret. Namun, ada perbedaan pandangan soal nilai transfer.
Inter Patok Harga €30 Juta, Juventus Cari Jalan Tengah
Nerazzurri memasang banderol €30 juta untuk sang pemain. Angka ini dinilai terlalu tinggi oleh Juventus, yang enggan melakukan pembelian permanen tanpa jaminan performa.
Sebagai solusi, Juventus mengajukan skema pinjaman dengan opsi beli. Namun, Inter Milan hanya bersedia melepas Frattesi jika klausul pembelian tersebut bersifat wajib (obligatory buy option).
Klausul wajib inilah yang diyakini bisa menjadi kunci tercapainya kesepakatan antara kedua rival klasik Serie A tersebut.

Leave a Reply