Inter Milan dikabarkan menolak dua tawaran resmi yang datang untuk winger asal Brasil, Luis Henrique, meski performanya jauh dari harapan.
Menurut laporan Sport Mediaset via FCInterNews, Bournemouth dari Premier League dan raksasa Turki, Beşiktaş telah mengajukan proposal formal.
Namun, manajemen Inter memilih untuk tidak melepas sang pemain pada jendela transfer musim dingin ini.
Datang dengan Ekspektasi Tinggi, Luis Henrique Justru Melempem
Luis Henrique direkrut Inter dengan ekspektasi besar setelah tampil impresif bersama Olympique Marseille pada musim 2024/25. Penampilannya kala itu membuat Inter berani menebusnya dengan banderol sekitar €25 juta.
Sayangnya, adaptasi ke Serie A tidak berjalan mulus. Winger berusia 24 tahun tersebut kesulitan menunjukkan konsistensi dan belum mampu memberikan dampak signifikan di musim pertamanya bersama Inter Milan.
Cedera Dumfries Jadi Kesempatan yang Terbuang
Cedera pergelangan kaki parah yang menimpa Denzel Dumfries sempat membuka jalan bagi Luis Henrique untuk mendapatkan menit bermain reguler di Giuseppe Meazza. Namun, alih-alih memanfaatkan momentum tersebut, performa sang winger justru kembali mengecewakan.
Situasi ini memunculkan tanda tanya besar soal masa depan jangka panjang Luis Henrique di Inter, Milan terlebih dengan kebutuhan klub untuk tetap kompetitif di semua ajang.
Inter Masih Butuh Henrique di Tengah Situasi Rumit
Meski diminati klub lain, Inter belum bersedia melepas Henrique pada Januari ini. Salah satu alasannya adalah situasi pasar yang belum ideal, terutama karena Inter masih berupaya memulangkan Ivan Perisic ke Serie A.
Nerazzurri menilai Perisic sebagai solusi jangka pendek yang ideal berkat pengalaman dan fleksibilitasnya. Namun, PSV Eindhoven belum menunjukkan niat untuk melepas winger veteran berusia 36 tahun tersebut, sehingga Inter memilih mempertahankan opsi yang ada.
Tawaran Ditolak, Nasib Masih Menggantung
Dengan ditolaknya tawaran dari Bournemouth dan Beşiktaş, Luis Henrique dipastikan tetap berseragam Inter setidaknya hingga akhir musim.
Namun, jika performanya tak kunjung membaik, peluang hengkang pada musim panas mendatang terbuka lebar.
Bagi Inter, keputusan ini mencerminkan kehati-hatian dalam mengelola skuad di tengah krisis cedera dan dinamika pasar transfer yang kompleks.

Leave a Reply