Masa depan Davide Frattesi bersama Inter Milan semakin berada di persimpangan.
Gelandang timnas Italia itu tengah menjalani periode paling sulit sejak bergabung dengan Nerazzurri, dan kini Inter dilaporkan mulai membuka pintu penjualan pada bursa transfer musim dingin 2026.
Namun, langkah tersebut tidak akan dilakukan sembarangan. Menurut laporan La Gazzetta dello Sport yang dikutip FCInter1908, Inter hanya bersedia melepas Frattesi jika dua syarat utama terpenuhi.
Frattesi Kehilangan Tempat di Era Chivu
Musim ini berjalan tidak sesuai harapan bagi Frattesi. Pemain berusia 26 tahun tersebut disebut telah kehilangan kepercayaan dari Cristian Chivu, hingga perlahan tergeser ke lapisan terbawah dalam hierarki lini tengah Inter.
Minimnya menit bermain membuat Frattesi kesulitan menunjukkan kualitas yang sebelumnya membuatnya bersinar bersama Sassuolo dan timnas Italia.
Situasi ini membuka kemungkinan perpisahan lebih cepat dari perkiraan, bahkan sejak Januari.
Ambisi Piala Dunia Jadi Faktor Penentu
Dengan Italia berjuang mengamankan tiket ke Piala Dunia musim panas mendatang, Frattesi menyadari bahwa ia membutuhkan waktu bermain reguler untuk tetap masuk radar tim nasional.
Dalam konteks ini, permintaan pindah pada Januari bukanlah langkah mengejutkan. Frattesi berada di usia emas kariernya dan tak ingin mempertaruhkan peluang tampil di turnamen terbesar dunia hanya karena stagnasi di level klub.
Banyak Peminat, Tapi Inter Pasang Batas
Minat terhadap Frattesi datang dari berbagai arah. Sejumlah klub papan atas telah memantau situasinya, termasuk Roma, Napoli, Juventus, hingga raksasa Turki Fenerbahce.
Namun, Inter bersikap tegas. Syarat pertama: Nerazzurri enggan menjual Frattesi ke rival langsung di Serie A. Melepas pemain ke pesaing domestik dianggap berisiko, baik secara teknis maupun simbolis.
Harga €30 Juta, Tak Bisa Ditawar
Syarat kedua berkaitan dengan nilai transfer. Inter hanya akan mempertimbangkan tawaran di kisaran €30 juta. Angka tersebut mencerminkan status Frattesi sebagai pemain internasional Italia dengan pengalaman Serie A yang solid, meski performanya sedang menurun.
Inter tidak tertarik pada opsi pinjaman atau tawaran di bawah harga tersebut. Jika syarat finansial tak terpenuhi, klub siap menunda penjualan hingga bursa musim panas.
Januari Jadi Bulan Penentu
Dengan ketertarikan yang terus bertambah dan situasi internal yang kian rumit, bulan Januari ini berpotensi menjadi titik balik bagi Frattesi.
Apakah ada klub yang mampu memenuhi dua syarat Inter, harga tinggi dan destinasi non-rival masih menjadi tanda tanya besar.
Yang jelas, Inter kini berada dalam posisi menunggu, dan bagi Davide Frattesi, waktu untuk menentukan langkah selanjutnya semakin sempit.

Leave a Reply