Inter Milansiap mengakhiri kebersamaan dengan bek asal Belanda, Stefan de Vrij, saat kontraknya habis pada akhir musim ini.
Situasi ini menjadi bagian dari fase transisi skuad Nerazzurri, di mana beberapa pemain senior memasuki masa krusial kontrak mereka.
Selain De Vrij, nama-nama seperti Francesco Acerbi, Henrikh Mkhitaryan, Yann Sommer, dan Matteo Darmian juga menghadapi situasi serupa. Namun, masa depan De Vrij kini terlihat paling jelas: kecil kemungkinan ada perpanjangan kontrak.
Sinyal Perpisahan Sudah Terlihat Sejak Musim Dingin
Pada bursa transfer musim dingin lalu, De Vrij hampir meninggalkan San Siro untuk bereuni dengan mantan pelatihnya, Simone Inzaghi, di klub Arab Saudi, Al-Hilal.
Meski transfer tersebut tidak terwujud, sinyalnya sudah jelas: Inter mulai membuka pintu perpisahan. Ketertarikan Al-Hilal menunjukkan bahwa pengalaman dan kualitas De Vrij masih dihargai di level internasional, tetapi Inter Milan tampaknya ingin bergerak ke arah regenerasi.
Tak Ada Kontrak Baru di Depan Mata
Menurut pakar transfer Matteo Moretto, peluang perpanjangan kontrak De Vrij kini sangat tipis. Inter diperkirakan akan membiarkannya pergi secara gratis saat kontraknya resmi berakhir.
Keputusan ini bisa dilihat sebagai bagian dari strategi finansial dan peremajaan skuad. Pada usia 34 tahun, De Vrij masih kompetitif, tetapi Nerazzurri tampaknya ingin mengalihkan fokus pada profil yang lebih muda untuk membangun fondasi jangka panjang.
Warisan De Vrij di Inter Milan
Didatangkan pada musim panas 2018 dari Lazio, De Vrij menjadi salah satu fondasi kebangkitan modern Inter. Ia hadir di era transisi dan berkembang menjadi pilar utama pertahanan.
Beberapa kontribusi pentingnya meliputi:
- Stabilitas di lini belakang dalam berbagai sistem taktik
- Kepemimpinan yang tenang di momen-momen krusial
- Konsistensi dalam kampanye domestik dan Eropa
- Peran vital dalam periode sukses Inter beberapa musim terakhir
Kecerdasan posisi, ketenangan dalam distribusi bola, serta pengalaman internasionalnya menjadikannya bek yang dapat diandalkan dalam laga-laga besar.
Jika musim ini benar-benar menjadi yang terakhir baginya bersama Nerazzurri, De Vrij akan meninggalkan klub sebagai figur yang dihormati, pemain yang membantu membangun kembali identitas pertahanan Inter.
Strategi Inter: Regenerasi atau Risiko?
Keputusan melepas De Vrij tanpa perpanjangan kontrak membuka dua kemungkinan:
- Regenerasi defensif – Inter dapat memberi ruang bagi bek muda untuk berkembang.
- Risiko pengalaman berkurang – Kehilangan sosok senior bisa berdampak pada stabilitas di laga-laga besar.

Leave a Reply