Inter Milan dikabarkan tengah mempertimbangkan reuni tak terduga dengan mantan kiper mereka, Andre Onana, yang saat ini membela Trabzonspor dengan status pinjaman dari Manchester United.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya Nerazzurri mencari pengganti jangka panjang untuk Yann Sommer, yang dipastikan akan meninggalkan klub di akhir musim.
Agen Andre Onana Terpantau di Milan
Menurut laporan FCInterNews, agen Andre Onana saat ini berada di Kota Milan. Kehadirannya memicu spekulasi bahwa pembicaraan awal mengenai kemungkinan kepulangan sang kiper ke Inter sedang berlangsung.
Situasi ini memperkuat rumor bahwa Inter Milan mulai serius mengevaluasi opsi mendatangkan kembali penjaga gawang asal Kamerun tersebut.
Hubungan baik agen Onana dengan jajaran manajemen Inter juga menjadi faktor penting yang mempermudah jalannya negosiasi.
Kilas Balik Masa Keemasan Onana Bersama Inter
Andre Onana bergabung dengan Inter Milan dari Ajax pada musim panas 2022. Meski hanya semusim membela Nerazzurri, dampaknya sangat signifikan.
Pada musim 2022/2023, Onana tampil luar biasa:
- Membawa Inter ke final Liga Champions
- Menjadi salah satu kiper terbaik di Serie A
- Konsisten dalam distribusi bola dan refleks penyelamatan
Performa impresif tersebut membuat namanya meroket di Eropa dan menarik minat Manchester United.
Pada musim panas 2023, Setan Merah menebusnya dengan nilai transfer sekitar £43,8 juta.
Gagal Total di Manchester United
Sayangnya, karier Onana di Old Trafford tidak berjalan sesuai harapan. Ia kerap melakukan blunder fatal yang merugikan tim, terutama di kompetisi besar.
Kesalahan demi kesalahan membuatnya kehilangan kepercayaan publik dan menjadi salah satu pemain paling disorot secara negatif oleh fans Manchester United.
Tekanan besar tersebut berdampak pada performanya, hingga akhirnya manajemen United memutuskan meminjamkannya ke Trabzonspor pada musim panas lalu setelah mendatangkan Senne Lammens dari Royal Antwerp.
Bangkit Perlahan Bersama Trabzonspor
Bersama Trabzonspor di Liga Turki, Onana mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Meski belum sepenuhnya kembali ke performa terbaiknya, ia tampil cukup solid.
Musim ini, Onana mencatatkan:
- 3 clean sheet dari 15 laga liga
- Persentase penyelamatan yang stabil
- Konsistensi yang mulai meningkat
Performa tersebut membuka kembali peluangnya untuk tampil di level tertinggi Eropa.

Leave a Reply