Inter Milan Masih Tanpa Thuram, Chivu Tetap Percaya Diri Hadapi Napoli

Setelah meraih kemenangan meyakinkan atas Union Saint-Gilloise di matchday 3 Liga Champions 2025-26, Inter Milan kini mengarahkan seluruh perhatian pada big match Serie A akhir pekan ini melawan Napoli di Stadio Diego Armando Maradona.

Bagi pelatih Cristian Chivu, duel ini menjadi ujian penting untuk mengukur konsistensi timnya setelah mencatat Tujuh kemenangan beruntun di semua kompetisi.

Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, sang pelatih sudah mulai memetakan formasi terbaik untuk laga yang diprediksi berlangsung panas tersebut.

Chivu Tak Bisa Andalkan Marcus Thuram

Kabar kurang menggembirakan datang dari lini depan. Marcus Thuram masih belum pulih sepenuhnya dan akan memulai program rehabilitasi fisik baru.

Absennya sang striker andalan membuat Chivu diprediksi akan kembali mengandalkan duet Lautaro Martínez dan Ange-Yoan Bonny, kombinasi yang tampil menawan saat menghadapi Cremonese dan AS Roma.

Duet ini terbukti mampu saling melengkapi: Lautaro dengan insting gol dan kepemimpinannya, sementara Bonny memberi tenaga serta pergerakan dinamis di lini depan. Kombinasi tersebut bisa kembali jadi senjata utama Inter Milan di markas Napoli.

Rotasi Terukur, Enam Pemain Siap Kembali

Chivu dikenal piawai mengatur rotasi tanpa mengorbankan keseimbangan tim.

Saat menang di Brussels, beberapa pemain pilar seperti Francesco Acerbi, Nicolò Barella, dan Henrikh Mkhitaryan memang tidak dimainkan sama sekali. Mereka disiapkan untuk tampil sejak menit awal di Napoli.

Begitu pula dengan Manuel Akanji dan Federico Dimarco, yang tampil dari bangku cadangan.

Menurut Gazzetta, akan ada Enam perubahan dari susunan pemain yang tampil di Liga Champions, skema yang mirip dengan saat menghadapi Union Saint-Gilloise.

Tujuannya jelas: menjaga kebugaran skuad utama sambil memastikan energi dan fokus penuh di laga Serie A yang bisa berpengaruh besar terhadap perebutan Scudetto.

Masih menurut laporan yang sama, suasana di kamp latihan Inter menggambarkan keyakinan tinggi menjelang perjalanan ke Naples.

“Sensasinya adalah bahwa di Maradona kita akan melihat Inter yang sama seperti di Olimpico,” tulis La Gazzetta dello Sport.

Dengan moral tinggi, kondisi fisik terjaga, serta rotasi efektif, Chivu diyakini akan menurunkan skuad yang mampu menekan sejak awal namun tetap disiplin dalam transisi bertahan, gaya khas yang membawa Nerazzurri ke performa puncak dalam beberapa pekan terakhir.

Inter Milan Siap Hadapi Ujian Sebenarnya

Pertandingan melawan Napoli akan menjadi tolok ukur sejati bagi ambisi Inter Milan musim ini.

Setelah memanfaatkan kalender yang relatif bersahabat di Liga Champions, kini Chivu dan pasukannya akan menghadapi lawan yang secara kualitas dan mentalitas sepadan.

Jika mampu membawa pulang kemenangan dari Stadio Maradona, Inter Milan bukan hanya memperkokoh posisi di klasemen, tetapi juga mengirim pesan kuat bahwa mereka adalah kandidat utama Scudetto 2025/26.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*