Inter Milan terus mematangkan strategi di bursa transfer Januari ini meski pergerakannya terbilang hati-hati.
Klub raksasa Serie A tersebut kini dikabarkan memasukkan nama Gabriel Strefezza sebagai opsi alternatif jika upaya mendatangkan Ivan Perisic maupun Dan Ndoye tidak membuahkan hasil.
Menurut laporan FCInterNews, winger Olympiacos berusia 28 tahun itu muncul sebagai kandidat realistis untuk memperkuat sektor sayap Nerazzurri, terutama sebagai solusi darurat menyusul cedera yang menimpa Denzel Dumfries.
Krisis Wingback Dorong Inter Bergerak
Cedera Dumfries membuat Inter kekurangan kedalaman di sektor sayap, area vital dalam skema permainan Cristian Chivu.
Meski bursa transfer Januari berjalan relatif lambat, Inter tetap membuka peluang untuk menambah amunisi demi menjaga konsistensi di Serie A dan kompetisi Eropa.
Target utama Inter sejatinya adalah Dan Ndoye, winger Nottingham Forest. Namun, klub Premier League tersebut belum bersedia melepas pemain yang baru mereka datangkan pada musim panas lalu. Situasi ini memaksa Inter mencari opsi lain yang lebih realistis.
Ivan Perisic Masih Prioritas, Tapi Tak Mudah
Nama Ivan Perisic juga kembali mencuat sebagai solusi jangka pendek. Winger veteran PSV Eindhoven itu dinilai cocok karena pengalaman dan pemahamannya terhadap kultur Inter.
Namun, PSV disebut enggan melepas pemain berusia 36 tahun tersebut dengan harga murah, membuat negosiasi berjalan alot.
Dengan kondisi tersebut, Inter pun memperluas cakupan pencarian ke luar Italia.
Gabriel Strefezza, Opsi Fleksibel dan Berpengalaman
Gabriel Strefezza menjadi nama yang menarik perhatian manajemen Inter. Pemain asal Brasil itu bukan sosok asing bagi Serie A, setelah menghabiskan delapan tahun berkarier di Italia sebelum pindah dari Como ke Olympiacos pada musim panas lalu.
Strefezza dikenal sebagai pemain sayap serba bisa yang mampu bermain di kedua sisi lapangan.
Fleksibilitas ini sejalan dengan kebutuhan Inter yang membutuhkan pemain siap pakai tanpa harus beradaptasi terlalu lama.
Selain itu, minimnya menit bermain di Yunani, hanya enam kali starter di liga bisa menjadi faktor pendorong bagi sang pemain untuk mempertimbangkan kembali ke Serie A.
Meski tidak sepopuler Ndoye atau seikonik Perisic, Strefezza dinilai sebagai opsi pragmatis: berpengalaman, memahami sepak bola Italia, dan berpotensi didatangkan dengan biaya yang lebih terjangkau.
Sejauh musim ini, Strefezza telah tampil sebanyak 20 pertandingan di semua ajang, dengan mencetak 1 gol dan menyumbang 5 assist.

Leave a Reply