Inter Milan 1-0 Lecce: Gol Pio Esposito Antar Nerazzurri Jadi Juara Musim Dingin Serie A

Inter Milan resmi menyandang status Campione d’Inverno atau Juara Musim Dingin Serie A 2025/2026 usai menaklukkan Lecce dengan skor tipis 1-0 dalam laga tunda pekan ke-16 di Stadion Giuseppe Meazza, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB.

Sosok pahlawan kemenangan Nerazzurri tak lain adalah Francesco Pio Esposito, yang mencetak gol penentu di babak kedua pada laga yang berjalan ketat dan penuh tekanan.

Hasil ini terasa semakin manis karena datang di tengah badai cedera dan rotasi besar-besaran yang dilakukan Cristian Chivu, serta berkat hasil imbang Napoli yang membuat Inter tetap kokoh di puncak klasemen.

Rotasi Chivu, Inter Tetap Tangguh

Inter datang ke laga tunda pekan ke-16 ini dengan kondisi skuad yang jauh dari ideal.

Hakan Calhanoglu dipastikan absen selama sebulan, menyusul Dumfries, Darmian, Josep Martinez, Di Gennaro, dan Palacios yang lebih dulu menepi.

Situasi tersebut memaksa Chivu melakukan rotasi, dengan memberi kesempatan kepada sejumlah pemain pelapis.

Di kubu Lecce, situasi tak kalah pelik. Gaspar, Banda, dan Ramadani harus absen karena sanksi, sementara Camarda dan Berisha mengalami cedera. Meski begitu, Lecce tetap tampil disiplin dan berani memberi perlawanan.

Babak Pertama: Tekanan Inter, Lecce Bertahan Solid

Inter langsung mengambil inisiatif sejak menit awal. Ange-Yoan Bonny nyaris membuka keunggulan lewat sepakan mendatar yang memaksa Wladimiro Falcone melakukan penyelamatan gemilang.

Peluang lain datang dari Piotr Zielinski, namun tembakannya masih melambung.

Kontroversi sempat hadir ketika wasit menunjuk titik putih usai kontak antara Bonny dan Danilo Veiga.

Namun, VAR menganulir keputusan tersebut setelah terlihat jelas bahwa bek Lecce lebih dulu menyentuh bola.

Menjelang turun minum, Lecce justru hampir mencuri gol lewat serangan balik Riccardo Sottil, tetapi tembakannya melebar meski Yann Sommer sudah keluar dari sarangnya.

Babak Kedua: Tekanan Meningkat, Pio Esposito Jadi Pembeda

Usai jeda, Inter meningkatkan intensitas serangan. Sundulan Nicolò Barella nyaris berbuah gol, namun kembali digagalkan Falcone. Peluang demi peluang datang, tetapi kebuntuan belum terpecahkan.

Melihat situasi buntu, Chivu memasukkan Francesco Pio Esposito dan Lautaro Martinez, mengubah skema menjadi trisula menyerang.

Keputusan itu berisiko, karena Inter sempat kehilangan keseimbangan dan hampir kebobolan lewat Mohamed Kaba, namun Sommer tampil sigap.

Tekanan Inter akhirnya berbuah manis pada menit ke-78. Pio Esposito memulai kombinasi cerdas dengan Zielinski, bola diteruskan ke Lautaro yang tembakannya ditepis Falcone.

Namun Esposito dengan naluri predatornya langsung menyambar bola muntah dan menggetarkan jala Lecce, membuat San Siro bergemuruh.

Inter Kunci Status Juara Musim Dingin

Gol tunggal tersebut cukup untuk mengamankan tiga poin krusial sekaligus memastikan Inter menutup paruh pertama musim di puncak klasemen Serie A.

Ini menjadi bukti kedalaman skuad dan mental juara Nerazzurri, yang tetap solid meski diterpa krisis pemain.

Bagi Francesco Pio Esposito, gol ini bukan sekadar penentu kemenangan, melainkan pernyataan kuat bahwa dirinya layak mendapat peran lebih besar di skuad utama Inter.

Susunan Pemain

INTER (3-5-2): 1 Sommer; 25 Akanji, 15 Acerbi, 95 Bastoni; 17 Diouf (11 Luis Henrique 57′), 23 Barella (16 Frattesi 57′), 7 Zielinski, 22 Mkhitaryan (10 Lautaro 72′), 30 Carlos Augusto; 14 Bonny (94 Esposito 57′), 9 Thuram (8 Sucic 87′).

Pelatih: Cristian Chivu.

LECCE (4-2-3-1): 30 Falcone; 17 Veiga, 5 Siebert, 44 Tiago Gabriel, 25 Gallo; 29 Coulibaly, 93 Maleh (6 Sala 86′); 50 Pierotti (11 N’Dri 82′), 16 Gandelman (77 Kaba 69′), 23 Sottil (7 Tete Morente 69′); 9 Stulic.

Pelatih: Eusebio Di Francesco.

Skor Akhir: Inter Milan 1-0 Lecce
Gol: Francesco Pio Esposito (78’)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*