Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menunjukkan sikap tenang dan penuh keyakinan meski timnya harus menelan kekalahan kandang dari Arsenal di matchday 7 Liga Champions 2025-26, Rabu (21/1/2026) dini hari WIB.
Dalam konferensi pers pascalaga, Chivu menegaskan bahwa ia sama sekali tidak khawatir dengan kondisi tim, termasuk kemungkinan harus melewati babak playoff untuk lolos ke 16 besar.
Inter Milan kalah 1-3 dari Arsenal di Stadion Meazza, hasil yang membuat langkah Nerazzurri menuju tiket langsung ke babak 16 besar menjadi semakin berat. Meski demikian, Chivu justru menyoroti aspek positif dari performa anak asuhnya.
Chivu Apresiasi Perkembangan Intensitas dan Mentalitas Inter
Menurut Chivu, Inter telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal pendekatan permainan, keberanian, dan intensitas, terutama saat menghadapi tim Inggris yang dikenal sangat kuat secara fisik dan tempo.
“Saya tidak pernah khawatir. Saya fokus pada apa yang harus kami lakukan. Kami tahu laga ini tidak mudah,” ujar Chivu.
Ia menambahkan bahwa Inter mulai mampu menandingi intensitas dan agresivitas tim-tim Premier League, sesuatu yang menjadi tolok ukur penting di level Eropa.
“Saya melihat perkembangan dalam intensitas, pendekatan, keberanian, dan mentalitas untuk menyamai tim-tim Inggris,”
Akui Keunggulan Arsenal: Efektif dan Lebih Klinis
Chivu juga tak ragu mengakui keunggulan Arsenal, terutama dalam hal kualitas individu dan efektivitas permainan.
“Kami tahu kekuatan Arsenal ketika mereka menekan, kualitas teknik dan kecepatan mereka, serta bagaimana mereka menyerang lewat pergerakan tanpa bola,”
Meski Inter sempat menciptakan peluang berbahaya ketika berhasil memenangkan duel, Chivu menilai timnya kurang tajam di momen-momen krusial.
“Kami kurang tenang dan kurang konkret. Di Liga Champions, peluang tidak datang banyak dan harus dimanfaatkan. Arsenal lebih klinis dan memang pantas menang,”
Playoff Liga Champions Bukan Masalah bagi Chivu
Soal potensi harus melalui babak playoff, Chivu memilih bersikap realistis dan santai. Menurutnya, perbedaan jumlah pertandingan bukanlah sesuatu yang patut dipermasalahkan.
Chivu menegaskan bahwa Inter sejak awal musim sudah siap dengan segala skenario.
“Playoff? Kami selalu siap jika harus melewati playoff. Bahkan sejak awal musim kami sudah siap,”
Sindiran Halus soal Jadwal Padat: “Di Eropa Tak Ada yang Mengeluh”
Salah satu pernyataan paling tegas dari Chivu adalah soal jadwal padat. Ia menolak menjadikan frekuensi pertandingan sebagai alasan atau keluhan.
“Kami tidak perlu mengeluh bermain setiap tiga hari. Arsenal juga begitu, tim-tim Eropa lainnya juga sama, tapi saya tidak melihat mereka mengeluh,”
Dengan nada tegas, pelatih asal Rumania itu menekankan pentingnya menjaga mentalitas kompetitif.
“Saya juga tidak mengeluh. Kami harus mempertahankan mentalitas ini. Jika harus memainkan dua pertandingan ekstra, kami akan siap.”

Leave a Reply