Francesco Coco: Inter Lebih Kuat dari Milan, Tapi Absennya Lautaro Bisa Jadi Faktor Penting

Derby panas antara AC Milan dan Inter Milan pada pekan ke-28 Serie A 2025-26 menjadi sorotan menjelang pertandingan besar di San Siro, Senin (9/3/2026) pukul 02.45 WIB.

Laga yang selalu sarat gengsi ini diprediksi akan memainkan peran penting dalam perebutan gelar Serie A musim ini.

Mantan pemain yang pernah memperkuat kedua klub, Francesco Coco memberikan pandangannya mengenai duel akbar tersebut.

Dalam wawancaranya dengan La Gazzetta dello Sport, Coco menilai Inter saat ini memiliki keunggulan dari segi kualitas tim, meskipun ada satu faktor yang bisa memengaruhi jalannya pertandingan.

Inter Dinilai Lebih Solid dan Lebih Kuat

Menurut Coco, Inter saat ini tampil sebagai tim yang lebih matang dibandingkan rival sekotanya. Hal itu tidak lepas dari stabilitas skuad yang telah bermain bersama dalam waktu lama.

Ia menilai kekuatan utama Inter terletak pada organisasi permainan dan kualitas individu para pemainnya, terutama di lini depan.

Inter dianggap memiliki struktur tim yang lebih mapan, dengan pemain-pemain yang sudah memahami sistem permainan dan peran masing-masing di lapangan.

Hal ini membuat Nerazzurri terlihat lebih kompak dalam berbagai situasi pertandingan.

“Saat ini Inter Milan jelas merupakan tim yang lebih kuat. Mereka sudah bermain bersama lebih lama, secara teknis lebih kuat, dan memiliki pemain-pemain bagus terutama di lini depan,” ujarnya.

Absennya Lautaro Bisa Jadi Faktor Penting

Meski demikian, Coco menyoroti satu aspek yang bisa menjadi kerugian bagi Inter, yakni kemungkinan absennya sang kapten, Lautaro Martinez.

Menurutnya, Lautaro adalah tipe pemain yang selalu tampil maksimal dalam laga derby. Penyerang asal Argentina itu dikenal memiliki mentalitas kuat dan sering menunjukkan determinasi ekstra saat menghadapi Milan.

Coco menilai karakter tersebut sangat penting dalam pertandingan dengan tensi tinggi seperti Derby della Madonnina.

Tanpa Lautaro, Inter berpotensi kehilangan pemain yang mampu menghadirkan agresivitas, semangat juang, dan ketajaman di momen-momen krusial.

“Namun absennya Lautaro Martinez bukanlah hal sepele, karena dia adalah salah satu pemain yang benar-benar mencerminkan sosok pemain Derby. Dia merasakan atmosfernya dan selalu memberikan sesuatu yang lebih dalam hal agresivitas, semangat kompetitif, dan determinasi,”

Derby Selalu Sulit Diprediksi

Meski mengakui Inter tampak lebih kuat secara keseluruhan, Coco menegaskan bahwa derby selalu sulit diprediksi. Faktor emosional, tekanan atmosfer stadion, dan rivalitas panjang kedua klub sering kali membuat pertandingan berjalan di luar ekspektasi.

Dalam laga seperti ini, kualitas tim memang penting, tetapi mentalitas serta momentum juga bisa memainkan peran besar dalam menentukan hasil akhir.

Karena itu, Coco menilai hampir mustahil untuk memastikan siapa yang akan keluar sebagai pemenang sebelum pertandingan benar-benar dimainkan.

“Tetapi untuk menentukan siapa yang akan menang, itu mustahil.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*