Inter Milan kembali gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang 1-1 oleh Fiorentina dalam laga pekan ke-30 Serie A 2025-26, Senin (23/3/2026) dini hari WIB.
Hasil ini menjadi pukulan bagi Nerazzurri yang sedang berada dalam tekanan, sekaligus membuat keunggulan mereka di puncak klasemen kembali tergerus menjadi Enam poin.
Gol cepat dari Francesco Pio Esposito sempat memberi harapan, namun Cher Ndour memastikan Fiorentina mencuri satu poin penting di kandang.
Babak Pertama: Gol Kilat Esposito Buka Harapan Inter
Laga baru berjalan 40 detik, Inter langsung memecah kebuntuan. Berawal dari sapuan buruk Robin Gosens, bola berhasil dimanfaatkan Nicolò Barella yang mengirim umpan matang ke kotak penalti.
Francesco Pio Esposito dengan bebas menanduk bola dari jarak dekat dan membawa Inter unggul cepat.
Setelah gol tersebut, Inter terus menekan. Pio Esposito hampir menggandakan keunggulan lewat peluang jarak dekat, namun berhasil digagalkan oleh David De Gea.
Di sisi lain, Fiorentina mencoba bangkit lewat Moise Kean dan Albert Gudmundsson, namun lini belakang Inter yang dikomandoi Yann Aurel Bisseck tampil cukup solid.
Babak Kedua: Tekanan Fiorentina Berbuah Gol Balasan
Memasuki babak kedua, tempo permainan sedikit menurun, namun Fiorentina perlahan mengambil alih kendali.
Peluang demi peluang diciptakan, termasuk tendangan keras Cher Ndour yang sempat ditepis Yann Sommer.
Akhirnya, tekanan Fiorentina berbuah hasil pada menit ke-77. Tembakan Albert Gudmundsson yang ditepis Sommer justru mengarah ke Ndour di tiang jauh.
Dengan tenang, Ndour menyambar bola dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Drama Menit Akhir: Inter Nyaris Menang
Di penghujung laga, Inter hampir mencuri kemenangan. Francesco Pio Esposito kembali mendapat peluang emas setelah memutar badan di dalam kotak penalti.
Namun, refleks luar biasa David De Gea menggagalkan tembakan tersebut, memastikan skor tetap imbang hingga peluit akhir.
Analisis: Inter Kehilangan Momentum
Hasil ini memperpanjang tren negatif Inter setelah sebelumnya kalah di Derby della Madonnina dan ditahan imbang Atalanta.
Beberapa faktor yang memengaruhi performa Inter:
- Absennya pemain kunci seperti Alessandro Bastoni, Lautaro Martínez, dan Henrikh Mkhitaryan
- Inkonsistensi lini serang dalam memaksimalkan peluang
- Tekanan dari rival seperti AC Milan dan Napoli yang sukses meraih kemenangan
Di sisi lain, Fiorentina menunjukkan mentalitas kuat dengan terus menekan hingga akhir laga.
Dampak di Klasemen Serie A
Dengan hasil ini, keunggulan Inter Milan di puncak klasemen terpangkas menjadi hanya Enam poin.
Situasi ini membuat persaingan gelar semakin terbuka, terutama dengan performa konsisten dari para pesaing.
Susunan Pemain
FIORENTINA (4-1-4-1): 43 De Gea; 2 Dodô, 5 Pongračić, 6 Ranieri, 21 Gosens; 44 Fagioli (15 Comuzzo 91′); 65 Parisi (17 Harrison 69′), 4 Brescianini, 27 Ndour 10 Gudmundsson (80 Fabbian 91′); 20 Kean (91 Piccoli 86′).
Pelatih: Paolo Vanoli.
INTER (3-5-2): 1 Sommer; 31 Bisseck, 25 Akanji, 30 Carlos Augusto (15 Acerbi 46′); 2 Dumfries (11 Luis Henrique 86′), 23 Barella (8 Sucic 83′), 20 Calhanoglu (16 Frattesi 69′), 7 Zielinski, 32 Dimarco; 94 Esposito, 9 Thuram (14 Bonny 69′).
Pelatih: Aleksandar Kolarov.

Leave a Reply