Eks Kiper, Viviano Yakin Inter Milan Lebih Kuat Dibanding Musim Lalu

Eks kiper Inter Milan, Emiliano Viviano, percaya penuh bahwa Nerazzurri kini tampil jauh lebih solid dibandingkan musim lalu.

Dalam wawancara bersama TVPlay via FCInter1908, pria berusia 39 tahun itu menilai aktivitas transfer musim panas Inter Milan patut diapresiasi karena berhasil memperkuat skuad tanpa kehilangan pilar penting.

Inter Milan Jalani Transisi dengan Mulus

Musim panas ini menjadi periode transisi besar bagi Inter. Simone Inzaghi hengkang menuju klub kaya raya Arab Saudi, Al-Hilal, setelah membawa Nerazzurri ke dua final Liga Champions dalam tiga musim.

Manajemen sempat dikaitkan dengan Cesc Fabregas, namun akhirnya menunjuk Cristian Chivu sebagai pelatih baru.

Keputusan yang awalnya dianggap berisiko itu ternyata langsung membuahkan hasil positif.

Pada debutnya di Serie A, Chivu mengantar Inter Milan menang telak 5-0 atas Torino, sebuah sinyal bahwa mentalitas baru tengah dibangun di San Siro.

Petar Sucic dan Rekrutan Baru Bawa Energi Segar

Meski hanya satu wajah baru tampil di starting XI, yakni Petar Sucic, kontribusinya sudah mencuri perhatian.

Gelandang muda asal Kroasia itu menunjukkan kualitas luar biasa dalam laga debutnya, membuat fans optimis akan masa depan lini tengah Inter Milan.

Selain Sucic, Inter Milan juga mendatangkan Luis Henrique, Andy Diouf, dan Ange-Yoan Bonny, serta menyambut kembalinya Francesco Pio Esposito dari masa peminjaman di Spezia.

Meski beberapa pemain seperti Pio Esposito dan Hakan Calhanoglu absen melawan Torino, Nerazzurri tetap tampil trengginas.

Viviano: Inter Tak Kehilangan Siapa Pun

Viviano menegaskan bahwa perbedaan utama musim ini adalah stabilitas skuad.

“Bagaimana mungkin mereka tidak lebih kuat dari musim lalu? Jika ini pertandingan musim lalu, Correa dan Arnautovic yang akan masuk, dan tidak ada hal lain yang terjadi,” ujar Viviano.

“Sekarang, mereka belum menjual satu pun pemain pun, justru menambah Sucic, Diouf, Luis Henrique, Bonny, dan Esposito,”

Dengan transfer cerdas tanpa kehilangan inti tim, Inter terlihat lebih komplet. Hal ini membuat banyak pihak optimis Nerazzurri mampu kembali bersaing di jalur juara Serie A sekaligus berambisi di Liga Champions.

Tantangan untuk Chivu: Konsistensi

Meski kemenangan besar atas Torino menjadi awal manis, Chivu kini dihadapkan pada tantangan menjaga konsistensi.

Inter akan menghadapi Udinese di San Siro pada laga berikutnya sebelum jeda internasional September.

Jika Nerazzurri mampu mempertahankan performa dominan, bukan mustahil mereka menjelma sebagai tim yang lebih tangguh daripada edisi sebelumnya, seperti yang diyakini Emiliano Viviano.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*