Dumfries Jujur Soal Kondisinya Usai Cedera Panjang: “Saya Belum Seperti Dulu”

Bek sayap andalan Inter Milan, Denzel Dumfries, akhirnya angkat bicara mengenai kondisi terkininya setelah kembali dari cedera panjang yang sempat membuatnya absen selama berbulan-bulan.

Dalam pernyataan yang jujur dan penuh refleksi, pemain asal Belanda itu mengakui bahwa dirinya belum kembali ke performa terbaik.

Cedera Panjang yang Mengubah Segalanya

Dumfries mengalami cedera pergelangan kaki serius pada November lalu saat menghadapi Lazio.

  • Cedera terjadi awal November
  • Operasi dilakukan pada Desember
  • Baru kembali bermain pada Maret
  • Total absen: sekitar 5 bulan

Cedera ini jelas berdampak besar terhadap kondisi fisik dan performanya.

Kembali Bermain, Tapi Belum Maksimal

Pelatih Cristian Chivu langsung memberikan kepercayaan kepada Dumfries dengan dua kali starter beruntun di Serie A.

Namun, performanya saat menghadapi Atalanta dan Fiorentina dinilai belum seperti biasanya. Ia masih berusaha menemukan kembali ritme permainan terbaiknya.

Pengakuan Jujur Dumfries

Dalam konferensi pers, Dumfries tidak menutupi kondisi sebenarnya.

“Ini bukan periode yang menyenangkan. Sebagai pesepak bola, Anda ingin bermain. Sekarang persiapan saya berbeda, butuh waktu lebih lama dan program yang sangat spesifik,” ujar Dumfries, seperti dikutip dari FCInterNews.

Lebih lanjut, ia menegaskan:

“Saya senang bisa kembali. Tapi saya belum menjadi pemain seperti dulu. Butuh waktu untuk kembali ke level tersebut,”

Pernyataan ini menunjukkan kesadaran dan mentalitas profesional yang tinggi.

Tetap Dipanggil Timnas Belanda

Meski belum sepenuhnya pulih, Dumfries tetap mendapat kepercayaan dari pelatih timnas Belanda, Ronald Koeman.

Bahkan:

  • Ia tampil dalam laga internasional
  • Mencatatkan 1 assist saat melawan Norwegia

Ini menjadi sinyal bahwa kualitasnya masih diakui di level tertinggi.

Tidak Merasa Aman, Siap Bersaing

Menariknya, Dumfries juga menegaskan bahwa dirinya tidak merasa sebagai starter utama yang tak tergantikan.

Saya tidak merasa sebagai pemain inti yang pasti. Persaingan sangat ketat. Anda harus membuktikan diri di setiap pertandingan.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*