Laga Inter Milan vs Napoli pada pekan ke-20 Serie A 2025-26 di Stadio Giuseppe Meazza, Senin (12/1/2026) pukul 02.45 WIB bisa ditentukan oleh duel sengit di lini serang.
Sorotan utama tertuju pada Lautaro Martinez dan Rasmus Højlund, dua penyerang tengah yang siap memimpin barisan serang masing-masing tim dalam pertandingan yang berpotensi krusial bagi perburuan Scudetto.
Menurut laporan La Repubblica, duel para striker ini memiliki muatan emosional tersendiri, terutama bagi Lautaro Martinez.
Pasalnya, pertemuan terakhir sang kapten Inter dengan Napoli berakhir pahit, kekalahan diiringi tensi tinggi di lapangan, termasuk gesekan panas dengan mantan pelatihnya, Antonio Conte. Namun kali ini, ceritanya sangat berbeda.
Lautaro Martinez: Mesin Gol Inter dalam Puncak Performa
Lautaro Martinez datang ke laga ini dengan kepercayaan diri maksimal. Striker timnas Argentina tersebut sudah mengoleksi 10 gol di Serie A musim ini, menjadikannya top skor sementara, dan kembali menegaskan statusnya sebagai jantung serangan Inter Milan.
Konsistensinya luar biasa. Bahkan dalam laga tengah pekan lalu melawan Parma, Lautaro disebut nyaris “keheranan” karena gagal mencetak gol, sebuah gambaran betapa mencetak gol kini telah menjadi rutinitas baginya.
Sejak didatangkan dari Racing Club pada 2018, Lautaro telah mencetak 167 gol untuk Inter Milan.
Ia kini hanya terpaut Lima gol dari Boninsegna, legenda klub yang menempati posisi lebih tinggi dalam daftar pencetak gol sepanjang masa Nerazzurri. Sebuah tonggak sejarah baru sudah di depan mata.
Rasmus Højlund: Tumpuan Napoli di Tengah Tekanan
Di kubu Napoli, Rasmus Højlund menjadi ancaman utama. Penyerang asal Denmark itu diharapkan mampu membongkar pertahanan Inter dan memberi keseimbangan dalam duel lini depan.
Namun, perbandingan kedalaman dan kontinuitas performa jelas menguntungkan Inter.
Sementara Lautaro tampil sebagai pemimpin sekaligus daya gedor utama, Napoli masih sangat bergantung pada satu sosok di lini depan untuk menciptakan perbedaan.
Duel Penyerang yang Bisa Menentukan Scudetto
Pertarungan Lautaro vs Højlund bukan sekadar adu statistik, melainkan simbol bentrokan dua filosofi dan momentum berbeda.
Bagi Inter, keunggulan dalam duel striker bisa menjadi faktor penentu pada malam yang berpotensi mengubah peta persaingan gelar Serie A.
Dengan San Siro sebagai panggungnya, sorotan dunia akan tertuju pada duel dua penyerang tengah ini.
Dan sekali lagi, Lautaro Martinez berpeluang menjadi pembeda, baik untuk laga besar ini, maupun untuk perjalanan Inter Milan menuju Scudetto.

Leave a Reply