Dua Bek Inter Milan Bakal Absen Lawan Atalanta karena Cedera

Inter Milan menghadapi tantangan besar jelang laga tandang krusial melawan Atalanta pada Senin (29/12/2025) pukul 02.45 WIB.

Dalam duel yang berpotensi memengaruhi peta persaingan papan atas Serie A itu, Nerazzurri dipastikan tampil tanpa dua bek berpengalaman, yakni Francesco Acerbi dan Matteo Darmian.

Menurut laporan Sky Sport yang dikutip FCInter1908, kedua pemain belum akan kembali merumput dalam waktu dekat, bahkan diperkirakan baru siap bermain pada 2026.

Absennya mereka menjadi pukulan telak bagi Inter, terutama dari sisi pengalaman dan stabilitas lini belakang.

Acerbi Masih Menepi, Lini Belakang Berubah

Francesco Acerbi terakhir kali tampil saat Inter menghajar Como 4-0 di Giuseppe Meazza pada awal Desember.

Sejak itu, bek veteran tersebut absen dalam laga Serie A kontra Genoa dan juga tak ikut rombongan ke Arab Saudi untuk ajang Supercoppa.

Kondisi ini membuat Acerbi dipastikan tak tersedia untuk laga tandang ke Bergamo.

Dengan situasi tersebut, Yann Bisseck menjadi kandidat terkuat untuk mengisi posisi bek tengah dalam skema Cristian Chivu, sebuah keputusan yang menuntut kedewasaan dan disiplin tinggi menghadapi agresivitas Atalanta.

Darmian Belum Pulih Sepenuhnya

Sementara itu, Matteo Darmian masih berkutat dengan cedera betis yang dideritanya sejak akhir September.

Cedera tersebut terjadi dalam kemenangan telak Inter 3-0 atas Slavia Praha di Liga Champions, sebuah laga yang ironisnya berbuah panjang bagi sang pemain.

Meski Darmian sudah kembali menjalani latihan parsial, kebugarannya belum mencapai level ideal. Chivu memang memasukkannya ke dalam skuad Supercoppa Italiana, namun Darmian hanya duduk di bangku cadangan saat Inter secara mengejutkan kalah dari Bologna.

Dampak Taktis untuk Inter

Tanpa Acerbi dan Darmian, Inter harus mengatur ulang keseimbangan lini belakang. Selain Bisseck, opsi rotasi dan penyesuaian posisi akan menjadi krusial untuk meredam tekanan Atalanta, tim yang dikenal agresif, intens, dan kuat dalam transisi.

Chivu dituntut memaksimalkan organisasi pertahanan dan menjaga jarak antarlini, mengingat pengalaman Acerbi dalam membaca permainan serta fleksibilitas Darmian di sisi sayap tak mudah tergantikan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*