Curva Nord Inter Boikot Supercoppa di Arab Saudi: “Profit Lebih Penting Ketimbang Suporter”

Curva Nord Inter Milan secara resmi menyatakan tidak akan hadir di ajang Supercoppa Italiana 2025-26 yang digelar di Arab Saudi.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh kelompok ultras legendaris Nerazzurri melalui sebuah pernyataan resmi yang dipublikasikan di kanal media sosial mereka.

Sikap tegas tersebut kembali menegaskan jarak yang semakin lebar antara suporter tradisional dan arah komersialisasi sepak bola modern.

Pernyataan Resmi Curva Nord: Penolakan Tanpa Kompromi

Dalam pernyataan yang dirilis, kelompok Secondo Anello Verde Curva Nord menegaskan keputusan mereka untuk memboikot Supercoppa yang dipindahkan ke Arab Saudi.

Mereka menilai penyelenggaraan turnamen di luar Italia sebagai bentuk pengabaian terhadap suara dan pengorbanan suporter.

“Kelompok Secondo Anello Verde mengonfirmasi bahwa kami tidak akan hadir di Supercoppa Italiana di Arab Saudi. Tidak dapat diterima bahwa, sekali lagi, logika keuntungan semata didahulukan dibandingkan dengan gairah ribuan pendukung,”

Bagi Curva Nord, keputusan ini bukan sekadar soal jarak geografis, melainkan simbol dari arah sepak bola yang dinilai semakin menjauh dari akar tradisionalnya.

Kritik Keras untuk Lega Calcio

Curva Nord juga melayangkan kritik tajam kepada Lega Calcio, yang dianggap terus bersikap acuh terhadap aspirasi tifosi.

Menurut mereka, penolakan terhadap Supercoppa di luar negeri bukanlah hal baru, namun selalu diabaikan dari tahun ke tahun.

“Lega Calcio terus melanjutkan sikap keras kepala dan ketidakpeduliannya, dengan secara sistematis mengabaikan penolakan yang disuarakan oleh para suporter Italia setiap tahun,”

Pernyataan ini mencerminkan kekecewaan mendalam terhadap institusi sepak bola yang dinilai lebih fokus pada ekspansi global dan pemasukan finansial ketimbang loyalitas basis pendukung lokal.

“No alla Supercoppa in Arabia”: Simbol Perlawanan Tifosi

Penolakan Curva Nord bukan sekadar aksi boikot, melainkan pesan ideologis.

Mereka menyebut penyelenggaraan Supercoppa di Arab Saudi sebagai bentuk mercificazione del calcio-komersialisasi sepak bola yang dilakukan di atas “kulit para tifosi”.

“Sudah waktunya mengakhiri komersialisasi yang dilakukan dengan mengorbankan para suporter. Tidak untuk Supercoppa di Arab Saudi. Tidak untuk arah sepak bola modern.”

Slogan tersebut menegaskan posisi Curva Nord sebagai salah satu kelompok ultras yang konsisten melawan arus modernisasi ekstrem dalam sepak bola Eropa.

Dampak bagi Atmosfer Supercoppa

Absennya Curva Nord tentu akan terasa. Kelompok ini dikenal sebagai jantung atmosfer Giuseppe Meazza, sekaligus salah satu ultras paling berpengaruh di Italia.

Ketidakhadiran mereka di Arab Saudi berpotensi mengurangi warna emosional dan identitas tradisional laga Supercoppa.

Bagi Inter Milan sendiri, dukungan suporter tetap mengalir, namun perbedaan konteks dan lokasi membuat atmosfer pertandingan jauh dari nuansa klasik sepak bola Italia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*