Inter Milan bersiap menghadapi ujian krusial saat menjamu Arsenal di Stadion Giuseppe Meazza (San Siro) dalam matchday 7 fase liga Liga Champions 2025-26, Rabu (21/1/2026) pukul 03.00 WIB.
Pelatih Nerazzurri, Cristian Chivu, menegaskan bahwa timnya sudah memahami bagaimana cara menghadapi laga besar seperti ini, sekaligus melontarkan pujian tinggi untuk Federico Dimarco, yang menurutnya bahkan lebih baik dibanding dirinya saat masih bermain.
Tekanan Tinggi, Misi Kebangkitan Inter Milan
Taruhan laga ini sangat besar bagi Inter Milan. Setelah membuka kampanye Liga Champions dengan empat kemenangan beruntun, performa Nerazzurri justru menurun dalam dua pertandingan terakhir.
Kekalahan tipis dari Liverpool dan Atletico Madrid membuat peluang Inter untuk finis di delapan besar, dan lolos otomatis ke babak 16 besar menjadi terancam.
Tak hanya itu, Cristian Chivu juga masih menanti kemenangan pertamanya di laga besar Eropa sejak resmi menangani klub peraih 20 gelar Serie A tersebut.
Namun, kemenangan atas Arsenal diyakini bisa menghapus seluruh memori pahit sebelumnya dan menjadi titik balik musim Inter Milan.
Tanpa Calhanoglu, Frattesi Berpeluang Starter
Inter Milan sebenarnya punya modal psikologis jelang laga ini. Musim lalu, mereka sukses menundukkan Arsenal di kandang sendiri, dengan Hakan Calhanoglu menjadi penentu kemenangan. Sayangnya, gelandang asal Turki itu dipastikan absen kali ini.
Absennya Calhanoglu membuka peluang bagi Davide Frattesi untuk tampil sebagai starter—sesuatu yang masih jarang ia dapatkan musim ini. Meski demikian, Chivu menegaskan kedalaman skuad Inter cukup untuk menutupi kehilangan tersebut.
“Saya selalu mengatakan, saya memiliki 22 pemain yang tersedia, semuanya fundamental untuk grup dan tim, untuk pilihan saya dan untuk apa yang ingin kami capai musim ini,” ujar Chivu kepada Sky Sport, dikutip FCInterNews.
Chivu Tak Gentar Hadapi Arsenal
Meski mengakui kualitas Arsenal, Chivu menegaskan Inter Milan tidak akan memasuki laga dengan mental inferior. Ia bahkan menyebut Arsenal dan Bayern Munchen sebagai dua tim terkuat di Eropa saat ini.
“Bagi saya, Arsenal dan Bayern adalah tim terkuat di Eropa sekarang. Tapi itu tidak berarti kami memulai pertandingan dengan perasaan kalah,” tegasnya.
Chivu menambahkan bahwa Inter akan tetap setia pada identitas permainan mereka, sambil cerdas membaca tekanan dan peluang yang diberikan lawan.
“Kami akan mencoba memainkan permainan kami, memahami apa yang diberikan lawan dan apa yang harus kami tanggung. Kami akan menjadi versi terbaik dari diri kami sendiri.”
Respek Tinggi untuk Mikel Arteta
Tak lupa, Chivu memberikan apresiasi besar kepada pelatih Arsenal, Mikel Arteta, yang dinilainya sebagai sosok ambisius dan penuh dedikasi.
“Dari pelatih lain selalu ada sesuatu yang bisa dipelajari. Dia pecinta sepak bola sejati, menganalisis pertandingan, memahami alasan di balik setiap keputusan, dan menerapkannya ke timnya,” puji Chivu.
Menurutnya, Arteta adalah pelatih bertalenta yang sejalan dengan ambisi besar Arsenal, dan tentu ingin menutup tahun dengan kemenangan di San Siro.
“Dia adalah pelatih yang kuat dan berbakat dengan ambisi besar di klub yang juga memiliki ambisi besar. Dan tentu saja, dia ingin mengakhiri tahun ini dengan kemenangan,”
Pujian Istimewa untuk Federico Dimarco
Di akhir pernyataannya, Chivu melontarkan komentar yang langsung mencuri perhatian publik, terutama penggemar Inter Milan. Ia mengakui kualitas Federico Dimarco yang tengah berada di puncak performa.
“Dimarco mengajarkan saya banyak hal. Karena dia lebih baik daripada saya,” kata Chivu sambil tersenyum.
Pernyataan ini menegaskan betapa vitalnya peran Dimarco dalam sistem permainan Inter, sekaligus menunjukkan kepercayaan penuh sang pelatih terhadap wingback andalannya.

Leave a Reply