Inter Milan bersiap menghadapi Ajax di laga pembuka Liga Champions 2025-26, dan sorotan tertuju pada pelatih Nerazzurri, Cristian Chivu yang tengah berada di bawah tekanan besar.
Namun, juru taktik asal Rumania itu menegaskan bahwa fokus utamanya bukan pada dirinya, melainkan pada kejayaan Nerazzurri.
Awal Sulit Bagi Cristian Chivu
Debut Chivu di Serie A sempat memberi harapan saat Inter membungkam Torino. Namun, hasil tersebut tak berlanjut mulus.
Dua kekalahan beruntun dari Udinese dan Juventus membuat posisinya dipertanyakan. Media Italia pun mulai ramai berspekulasi soal masa depannya di San Siro.
Meski begitu, laga melawan Ajax di Johan Cruyff Arena pada Kamis (18/9/2025) pukul 02.00 WIB menjadi peluang emas untuk membalikkan keadaan.
Selain menjadi debut Chivu di panggung Liga Champions sebagai pelatih, pertandingan ini juga bisa menjadi titik balik untuk mengembalikan kepercayaan diri Inter.
Chivu Kenang Masa Lalu di Amsterdam
Bagi Chivu, Amsterdam bukanlah kota asing. Ia pernah membela Ajax antara 1999 hingga 2003 sebelum hijrah ke Serie A. Kenangan itu masih membekas kuat dalam dirinya.
“Saya datang ke sini sebagai pemain muda, dan klub ini membuat saya lebih dewasa. Ajax mengubah cara saya memandang hidup, baik secara pribadi maupun profesional,” ungkap Chivu.
Namun, ia menegaskan bahwa kenangan itu tidak boleh mengganggu fokusnya.
“Saya tidak sedang memikirkan diri sendiri. Saya hanya memikirkan Inter dan laga besok. Ini adalah pertandingan pertama Liga Champions musim ini, dan kami harus tampil maksimal serta menang,”
Target Inter di Liga Champions
Sebagai mantan pemain yang pernah meraih trofi Liga Champions bersama Inter, Chivu memahami betapa bergengsinya kompetisi ini. Namun, ia sadar tantangan sebagai pelatih jauh berbeda.
“Liga Champions adalah kompetisi yang harus dihormati. Ini adalah puncak di level klub, dan butuh perhatian penuh. Untuk mencapai tujuan, kami harus siap dan memberikan performa terbaik,” tegasnya.
Chivu pun memberikan pesan jelas kepada para penggemar.
“Yang bisa saya janjikan adalah pemain akan masuk lapangan untuk menang. Tidak ada yang lain.”

Leave a Reply