Cristian Chivu dikabarkan segera memperpanjang kontraknya bersama Inter Milan, seiring langkah Nerazzurri yang mulai merancang transformasi besar dalam skuad guna meningkatkan daya saing, khususnya di Liga Champions musim depan.
Fokus utama? Menambah kualitas, kecepatan, dan kreativitas di lini serang.
Chivu Perpanjang Kontrak, Proyek Jangka Panjang Dimulai
Mnurut laporan Tuttosport, manajemen Inter dikabarkan siap mengikat Chivu hingga 2028. Ini menjadi sinyal kuat bahwa klub percaya penuh pada proyek jangka panjang sang pelatih.
“Di akhir musim akan ada perpanjangan kontrak hingga 2028 dengan gaji yang akan meningkat dibandingkan 2,5 juta euro saat ini,” Tulis Tuttosport.
Dengan waktu yang lebih panjang, Chivu kini memiliki kesempatan untuk:
- Membangun tim sesuai visinya
- Mengembangkan identitas permainan
- Melakukan regenerasi skuad
Targetnya jelas: Inter harus lebih fisik, cepat, dan sulit ditebak.
“Dengan waktu yang lebih panjang, Chivu kini berkesempatan membangun tim sesuai visinya—Inter yang lebih fisik, lebih cepat, dan lebih sulit ditebak. Proses ini sejatinya sudah coba dimulai sejak bursa transfer musim panas 2025, namun harus tertunda setelah Atalanta dan AS Roma menolak melepas target mereka, yakni Ademola Lookman dan Manu Kone. Meski begitu, Kone tetap menjadi prioritas utama untuk memberikan wajah baru di lini tengah, yang juga akan mendapat tambahan energi dengan kembalinya Aleksandar Stankovic dari Club Brugge,” jelas Tuttosport.
Perubahan Taktik: Menuju 3-4-1-2 atau 4-2-3-1?
Chivu disebut tengah mempertimbangkan perubahan sistem permainan.
Opsi 1: 3-4-1-2
- Lebih solid bertahan
- Memaksimalkan peran gelandang serang
- Cocok untuk transisi cepat
Opsi 2: 4-2-3-1
- Lebih ofensif
- Mengandalkan winger eksplosif
- Membutuhkan pemain kreatif di lini depan
Perubahan ini menuntut kehadiran pemain dengan kemampuan dribbling dan duel satu lawan satu, sesuatu yang selama ini kurang dimiliki Inter.
Nico Paz: Mimpi Besar Inter
Nama Nico Paz menjadi target utama untuk posisi trequartista.
Namun, transfer ini sangat rumit karena:
- Ia masih berada di bawah kendali Real Madrid
- Harga bisa mencapai €70 juta
- Situasi tergantung keputusan manajemen Madrid
Nico Paz dianggap sebagai solusi ideal untuk menambah kreativitas dan visi bermain di lini tengah Inter.
Double Swoop: Diaby dan Ndoye Jadi Senjata Baru?
Direktur olahraga Piero Ausilio juga membidik dua winger cepat:
1. Moussa Diaby
Saat ini bermain di Al-Ittihad, Diaby hampir bergabung ke Inter sebelumnya. Kini peluang terbuka kembali jika klub Arab tersebut melakukan perombakan skuad.
Estimasi harga Diaby: €35 juta
2. Dan Ndoye
Winger milik Nottingham Forest ini sempat tampil menjanjikan, namun kehilangan tempat utama. Estimasi harganya kini sekitar €35 juta
Baik Diaby maupun Ndoye bisa memberikan:
- Kecepatan tinggi
- Dribbling eksplosif
- Ancaman dari sisi sayap
Skenario Taktik: Kombinasi Mematikan
Jika Denzel Dumfries hengkang, Ndoye bisa dimainkan sebagai wing-back kanan dalam skema 3 bek.
Sementara itu:
- Diaby bisa bermain lebih ofensif di depannya
- Kombinasi ini menciptakan sisi kanan yang sangat berbahaya
Jika Alessandro Bastoni pergi dan sistem berubah ke 4-2-3-1:
- Diaby dan Ndoye bisa langsung menjadi winger utama
Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah besar dalam rencana Chivu.
Fokus Inter: Lebih Kompetitif di Liga Champions
Perubahan ini bukan tanpa alasan. Inter ingin:
- Lebih kompetitif di Liga Champions
- Memiliki variasi serangan
- Tidak mudah ditebak lawan
Chivu menilai bahwa untuk bersaing di level tertinggi, tim harus memiliki pemain yang mampu menciptakan perbedaan dalam situasi satu lawan satu.

Leave a Reply