Chivu Beri Peringatan untuk Inter: “Scudetto Belum Dimenangkan”

Inter Milan kembali menunjukkan mental juara usai menundukkan Genoa dengan skor 2-0 dalam laga pekan ke-27 Serie A 2025-26, Minggu (1/3/26) dini hari WIB.

Kemenangan ini menjadi yang kedelapan secara beruntun bagi Nerazzurri di Serie A. Namun, pelatih Cristian Chivu langsung mengingatkan skuadnya agar tidak terlena.

“Scudetto belum dimenangkan,” tegas Chivu seusai pertandingan.

Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa Inter tak ingin mengulangi kesalahan fokus, terutama setelah tersingkir secara mengejutkan dari Liga Champions oleh Bodo/Glimt, kalah kandang dan tandang di babak play-off.

Bangkit Usai Luka Eropa

Kekalahan di Eropa jelas meninggalkan bekas. Namun Inter merespons dengan cara terbaik: konsistensi di Serie A.

Melawan Genoa, pertandingan berjalan alot. Kebuntuan akhirnya pecah lewat momen magis Federico Dimarco yang mencetak gol spektakuler melalui tendangan voli. Keunggulan kemudian digandakan oleh Hakan Calhanoglu lewat titik putih setelah pelanggaran handball yang dilakukan Alex Amorim.

Chivu mengakui laga ini tidak mudah.

“Kami tahu betapa pentingnya pertandingan ini untuk apa yang sudah kami lakukan dan ingin capai di pekan-pekan terakhir musim ini. Ini laga ke-16 kami dalam sekitar 50 hari, jadi menjaga ritme sangat penting,” ujar Chivu kepada Sky Sport Italia.

Statistik Gila Inter: 14 Kemenangan dari 15 Laga

Dengan hasil ini, Inter untuk sementara unggul 13 poin di puncak klasemen Serie A, menunggu hasil laga rival sekota melawan Cremonese.

Lebih impresif lagi, Nerazzurri telah memenangkan 14 dari 15 laga Serie A terakhir mereka. Sebuah rekor konsistensi yang hanya dua kali terjadi sebelumnya dalam sejarah klub—musim 2006/07 dan 2023/24—ketika mereka mengoleksi minimal 67 poin setelah 27 pekan.

Namun ironisnya, dominasi domestik itu kontras dengan kegagalan mereka di kompetisi Eropa musim ini.

Masih Ada 33 Poin yang Diperebutkan

Meski jarak poin terlihat nyaman, Chivu tetap menjaga kewaspadaan.

“Masih ada 11 pertandingan, 33 poin tersedia. Scudetto belum dimenangkan. Kami mengalami naik turun, tetapi ingin membangun dari semua hal positif dalam dua setengah bulan terakhir,”

Pendekatan Inter musim ini jelas: memperlakukan setiap laga dengan standar yang sama tanpa melihat nama besar lawan.

Mentalitas inilah yang ingin terus dijaga oleh Chivu, terutama dengan jadwal padat yang menanti.

Fokus ke Coppa Italia dan Derby

Tak ada waktu untuk bersantai. Inter kini bersiap menghadapi semifinal Coppa Italia leg pertama melawan Como 1907, sebelum melakoni Derby della Madonnina kontra AC Milan akhir pekan depan.

Chivu memastikan seluruh skuad berada dalam kondisi mental yang tepat.

“Semua 24 pemain bekerja keras dan memiliki mentalitas juara. Mereka tidak pernah mengeluh dan selalu menerima situasi, baik di Serie A, Coppa Italia, maupun Liga Champions,”

Dimarco dalam Performa Terbaik

Performa Federico Dimarco menjadi sorotan khusus. Bek sayap kiri itu tampil konsisten dan kini dianggap berada dalam puncak performa.

“Dimarco sedang dalam performa terbaiknya, membantu kami mencapai ambisi kami, begitu pula semua pemain.”

Kontribusinya bukan hanya soal gol, tetapi juga intensitas, kreativitas, dan keseimbangan permainan Inter dari sisi kiri.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*