Cassano Tegaskan Inter Milan Tim Terkuat Serie A Selama Lima Tahun Terakhir

Inter Milan mendapat pengakuan dari sosok yang tak asing dengan kontroversi, Antonio Cassano.

Mantan penyerang AC Milan dan AS Roma itu secara terang-terangan menyebut Inter sebagai tim terkuat di Italia dalam lima tahun terakhir, terlepas dari dinamika pelatih dan persaingan ketat di papan atas.

Pernyataan Cassano ini muncul dalam episode terbaru Viva Futbol, yang dikutip oleh FCInterNews, saat ia menanggapi komentar pedas Antonio Conte terkait kesenjangan finansial antar klub Serie A.

Sindiran Conte dan Respons Dingin dari Inter

Antonio Conte sebelumnya melontarkan kritik keras usai kemenangan Napoli atas Cremonese.

Pelatih Partenopei itu menyoroti kekuatan finansial klub-klub besar seperti Inter Milan, AC Milan, dan Juventus, yang menurutnya berada di level ekonomi berbeda dibanding Napoli.

Conte bahkan menegaskan bahwa keberhasilan Napoli dibangun dengan sumber daya yang jauh lebih terbatas, sebuah pernyataan yang memicu polemik baru di Serie A.

Namun, Cristian Chivu memilih jalur berbeda. Pelatih Inter Milan itu menolak menanggapi komentar Conte dalam konferensi pers terbarunya.

Chivu menegaskan bahwa ia tidak tertarik terlibat perang kata-kata dan memilih fokus sepenuhnya pada performa tim di lapangan.

Inter Milan Kokoh di Puncak Klasemen

Sikap tenang Chivu sejalan dengan performa impresif Inter Milan musim ini. Kemenangan tipis 1-0 atas Atalanta di Bergamo memastikan Nerazzurri menutup tahun kalender sebagai pemuncak klasemen Serie A.

Inter kini unggul dua poin atas Napoli yang berada di posisi ketiga, sebuah modal penting dalam perburuan Scudetto yang semakin sengit.

Cassano: Inter yang Terbaik, Bukan Kebetulan

Menanggapi keluhan Conte, Cassano menyampaikan analisis tajam tanpa basa-basi.

“Inter sejauh ini adalah tim terkuat di Italia selama lima tahun terakhir,” ujar Cassano.

“Apakah itu sesuatu yang Conte karang? Tidak,”

“Conte hanya mengatakannya. Inter masih yang terbaik, hanya saja Napoli memiliki pelatih terkuat,”

Ia juga menyoroti kegagalan rival-rival Inter dalam memaksimalkan investasi besar mereka.

Cassano menilai AC Milan salah memilih pelatih dan pemain, sementara Juventus telah menghabiskan uang dalam jumlah besar tanpa hasil sepadan. Menurutnya, fakta tersebut justru mempertegas konsistensi Inter di level tertinggi.

“Milan memiliki status yang penting,”

“Namun, mereka memilih pelatih dan pemain yang salah, yang membuat kekacauan. Juventus telah menghabiskan banyak uang.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*