Jurnalis Italia, Fabrizio Biasin memberikan update terkait situasi pasar transfer Inter Milan, termasuk masa depan Davide Frattesi dan Denzel Dumfries.
Dalam program L’ascia raddoppia milik Cronache di Spogliatoio, Biasin memaparkan gambaran realistis dan cukup tegas terkait strategi Nerazzurri di tengah musim.
Dua nama menjadi sorotan utama: Denzel Dumfries dan Davide Frattesi. Keduanya mewakili dua persoalan berbeda, namun sama-sama krusial dalam dinamika skuad Inter saat ini.
Cedera Dumfries: Inter Tak Otomatis Masuk Pasar
Dumfries telah menjalani operasi dan diperkirakan baru akan kembali sekitar pertengahan Maret.
Dalam situasi normal, absennya wing-back utama tentu memicu perburuan pemain baru. Namun menurut Biasin, Inter justru condong untuk tidak mendatangkan siapa pun.
Biasin menilai manajemen Inter belajar dari pengalaman musim lalu, ketika klub hanya mengambil opsi terbatas dan tidak memaksakan transfer.
“Dumfries telah menjalani operasi dan diperkirakan baru akan kembali pada akhir Maret. Hal pertama yang terlintas tentu adalah masuk ke bursa transfer,” ujar Biasin.
“Namun saya tidak sepenuhnya yakin Inter akan mendatangkan pemain baru; justru saya lebih condong percaya tidak akan ada pemain yang datang,”
“Perasaan saya, mereka ingin melakukan hal yang sama seperti tahun lalu saat Zalewski direkrut,”
“Namun saat ini Inter tidak berada dalam posisi untuk berkata ‘kita harus mendatangkan seseorang apa pun caranya’. Klub tidak memiliki sumber daya finansial maupun ruang manuver untuk mendapatkan target yang benar-benar diinginkan, mungkin bahkan untuk musim depan,”
“Daripada merekrut pemain yang akhirnya hanya menjadi pelapis dan tidak menyatu dengan tim, saya rasa Chivu juga berpikir: saya sudah bekerja selama empat bulan dengan Luis Henrique, ada Diouf, Darmian juga akan kembali,”
“Bahkan gagasan mendatangkan pemain baru yang langsung melampaui yang sudah ada pun bukan hal sederhana. Banyak yang membicarakan Norton-Cuffy, tetapi belum tentu dia datang dan langsung mampu menjalankan peran yang diminta,”
“Jadi, tidak sepenuhnya jelas bahwa Inter akan mendatangkan siapa pun. Kecuali jika muncul peluang tertentu,“
“Pemain yang sebenarnya diinginkan semua orang adalah Palestra, tetapi dia jelas tidak akan pindah pada bulan Januari. Saya rasa situasinya akan tetap seperti ini, kecuali muncul peluang yang benar-benar tepat,”
Situasi Frattesi: Lebih Rumit dari Musim Lalu
Jika kasus Dumfries relatif tenang, maka situasi Davide Frattesi justru semakin kompleks. Biasin menyebut kondisi Frattesi kini lebih buruk dibanding musim lalu:
- Menit bermain berkurang
- Performa tidak meningkat
- Ekspektasi pribadi tak terpenuhi
Frattesi berharap mendapat peran lebih besar musim ini, namun kenyataannya ia belum menemukan kecocokan ideal dalam sistem Inter. Biasin menyebut ini sebagai contoh klasik ketika “sebuah pernikahan tidak selalu berhasil”.
Juventus Tertarik, Inter Tegas Menolak
Juventus disebut sangat menyukai profil Frattesi. Namun ketika pembicaraan mengarah pada kemungkinan barter atau negosiasi, Inter langsung memberikan jawaban tegas.
“Peluangnya untuk hengkang tahun ini memang lebih besar dibanding tahun lalu, namun tetap tidak mudah. Juventus menginginkan Frattesi, tetapi Inter menanggapi dengan menyebut nama [Khéphren] Thuram, dan tentu saja, mereka menolak,”
Harga Frattesi tetap tinggi, dan tidak semua klub punya dana besar di Januari. Karena itu, meski peluang hengkang lebih besar dibanding tahun lalu, transfer Frattesi tetap jauh dari kata mudah.
“Harga yang dipatok Inter cukup tinggi, dan pada bursa Januari tidak banyak klub yang sanggup memenuhi permintaan tersebut.”

Leave a Reply