Bergomi: Tanpa Calhanoglu dan Lautaro, Inter Kehilangan Variasi Permainan

Legenda Inter Milan, Giuseppe Bergomi, memberikan analisis terhadap performa Nerazzurri dalam beberapa pertandingan terakhir.

Dalam komentarnya di studio Sky Sport, mantan bek sekaligus kapten Inter itu menilai tim asuhan Cristian Chivu sedang kehilangan salah satu elemen penting dalam permainan mereka: variasi taktik.

Menurut Bergomi, absennya dua pemain kunci, yakni Hakan Calhanoglu dan Lautaro Martinez membuat Inter kehilangan beberapa senjata utama yang selama ini menjadi bagian penting dari identitas permainan mereka.

Tanpa Calhanoglu, Inter Kehilangan Ancaman Tembakan Jarak Jauh

Salah satu aspek yang paling disorot Bergomi adalah hilangnya ancaman tembakan jarak jauh dari lini tengah Inter.

Selama beberapa musim terakhir, Hakan Calhanoglu dikenal sebagai gelandang yang mampu memberikan dimensi tambahan bagi permainan Nerazzurri melalui:

  • Tembakan jarak jauh berbahaya
  • Distribusi bola yang akurat
  • Kreativitas dalam membangun serangan

Menurut Bergomi, tanpa pemain asal Turki tersebut, Inter menjadi lebih mudah ditebak oleh lawan.

“Tanpa Calhanoglu, Inter kehilangan tembakan dari luar kotak penalti, yang sebenarnya merupakan senjata penting bagi tim,” jelas Bergomi.

Ia juga menambahkan bahwa Inter saat ini tidak memiliki banyak pemain yang mampu memenangkan duel satu lawan satu. Oleh karena itu, kemampuan mencetak gol dari jarak jauh menjadi sangat penting untuk membuka pertahanan lawan yang rapat.

“Inter tidak memiliki banyak pemain yang kuat dalam situasi satu lawan satu, sehingga tembakan jarak jauh menjadi sangat fundamental,”

Namun masalahnya, Calhanoglu sendiri sepanjang musim kerap mengalami cedera yang membuatnya sulit tampil konsisten dalam jangka panjang.

“Sepanjang musim ini ia juga tidak mampu memberikan kontinuitas dalam jangka panjang, karena selalu kembali mengalami beberapa masalah cedera,”

Lautaro Martinez Bukan Sekadar Pencetak Gol

Selain Calhanoglu, Bergomi juga menyoroti absennya kapten tim, Lautaro Martinez.

Bagi Bergomi, Lautaro bukan sekadar striker yang bertugas mencetak gol. Pemain asal Argentina tersebut memiliki peran yang jauh lebih kompleks dalam sistem permainan Inter.

Menurutnya, Lautaro adalah tipe penyerang yang mampu:

  • Menghubungkan permainan antara lini tengah dan lini depan
  • Memimpin pressing terhadap lawan
  • Membantu pertahanan dengan melakukan tekanan dan perebutan bola
  • Menjadi pemimpin di lapangan

“Lautaro adalah penyerang yang berbeda dari pemain lain yang dimiliki Inter. Dia menghubungkan permainan dan menunjukkan kepemimpinan lewat pressing serta keinginan merebut kembali bola,” ujar Bergomi.

Selain itu, kemampuan Lautaro mencetak gol dalam momen-momen penting juga menjadi faktor yang sangat dirindukan oleh tim.

“Selain itu, ia juga memiliki kemudahan mencetak gol dalam pertandingan-pertandingan tertentu,”

Kembalinya Dua Pemain Kunci Jadi Harapan Inter

Bergomi percaya bahwa kembalinya Calhanoglu dan Lautaro Martinez akan memberikan dampak besar bagi Inter.

Kehadiran dua pemain tersebut tidak hanya menambah kualitas teknis tim, tetapi juga memberikan dimensi baru dalam permainan.

“Kembalinya dua pemain ini akan sangat penting. Inter saat ini tidak memiliki variasi permainan.”

Dengan Calhanoglu, Inter akan kembali memiliki opsi tembakan jarak jauh dan kreativitas dari lini tengah.

Sementara Lautaro membawa energi, kepemimpinan, dan ketajaman di lini depan.

Jika keduanya bisa kembali dalam kondisi terbaik, Inter berpotensi menemukan kembali ritme permainan yang sempat hilang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*