Legenda Inter Milan, Beppe Bergomi, memberikan analisis tajam terkait performa Nerazzurri dalam perburuan Scudetto musim ini.
Usai kemenangan telak Inter atas Pisa, Bergomi menyoroti beberapa aspek penting, mulai dari peran Yann Sommer hingga kontribusi minim Luis Henrique yang dinilainya belum maksimal.
Berbicara dalam program Sky Calcio Club, Bergomi menegaskan bahwa Inter harus segera melakukan evaluasi, khususnya di sektor sayap, jika ingin terus bersaing di papan atas Serie A.
Sommer, Pilar Utama dalam Build-Up Inter
Pertama-tama Bergomi menganalisis gaya bermain Inter yang sangat bergantung pada kemampuan membangun serangan dari lini belakang. Hal ini membuat peran kiper menjadi krusial.
“Tim-tim lawan tahu bahwa Inter sering memulai serangan dari penjaga gawang. Arsenal saja terus menekan Sommer,” ungkap Bergomi.
Ia membandingkan pendekatan Inter dengan Milan yang lebih mengandalkan serangan balik.
Inter, kata Bergomi, adalah tim yang menguasai bola, membangun permainan secara sistematis, dan menekan lawan lewat penguasaan.
Dengan karakter seperti itu, keberadaan Sommer menjadi fondasi penting dalam skema permainan Cristian Chivu.
Inter Dominan, Tapi Harus Tetap Waspada
Bergomi memuji gaya bermain Inter yang mampu “membungkus” lawan lewat sirkulasi bola cepat dan rapi. Namun, ia juga mengingatkan agar Nerazzurri tidak mengambil risiko berlebihan.
“Inter bisa ‘membungkusmu’, mengalirkan bola, dan membuatmu terpukau dengan cara mereka bermain, dan memang mereka harus bermain seperti itu. Namun, mereka juga tidak boleh mengambil risiko berlebihan,”
Menurutnya, dominasi penguasaan bola harus dibarengi dengan efisiensi dan disiplin agar tidak mudah dihukum lawan.
Kritik Pedas untuk Luis Henrique
Sorotan utama Bergomi tertuju pada performa Luis Henrique.
“Luis Henrique? Apa sebenarnya yang diberikan pemain ini untuk tim?”
Ia mengakui Luis Henrique cukup baik dalam menjaga penguasaan bola, tetapi terlalu sering bermain aman di area sepertiga akhir.
“Oke dalam mengelola bola dan dalam momen-momen di mana ia tidak pernah mengambil risiko…”
“Dia didatangkan sebagai alternatif untuk Dumfries dengan karakter yang berbeda, tetapi di 30 meter terakhir dia selalu memilih opsi paling aman: umpan ke belakang, ke samping, atau crossing yang mudah ditangkap kiper,”
“Akibatnya, Inter menjadi monoton dan hanya menyerang dari sisi kiri,”
“Anda bisa melihat potensi Dumfries, dia bisa mencetak 7–8 gol. Sementara, pemain ini tampil di 9 dari 10 pertandingan, tapi di sektor sayap Inter harus bertindak mencari alternatif.”

Leave a Reply