Bastoni Puji Peran Chivu dalam Kebangkitan Inter Jelang Duel Kontra Bologna

Menjelang laga semifinal Supercoppa Italiana melawan Bologna, bek andalan Inter Milan, Alessandro Bastoni, memberikan pujian besar kepada pelatih Cristian Chivu, sosok yang dinilainya punya peran krusial dalam kebangkitan Nerazzurri setelah musim lalu (2024/25) yang penuh luka.

Luka Musim Lalu dan Titik Balik Inter Milan

Musim lalu menjadi periode yang sulit bagi Inter Milan. Sempat bermimpi meraih treble, langkah Nerazzurri justru berakhir pahit.

Mereka gagal membawa pulang satu pun trofi, dipermalukan di final Liga Champions, serta kalah dari AC Milan di Supercoppa Italiana.

Namun, menurut Bastoni, satu hal yang tidak pernah hilang dari Inter adalah mentalitas dan jiwa bertarung.

“Keinginan untuk menang tidak pernah benar-benar pergi. Mungkin sempat meredup, tapi itu hal yang wajar,” ujar Bastoni dalam konferensi pers jelang laga, dikutip dari FCInterNews.

Cristian Chivu, Arsitek Mentalitas Baru Nerazzurri

Pergantian pelatih menjadi momen krusial. Kedatangan Cristian Chivu membawa energi segar ke ruang ganti Inter.

Bastoni mengakui bahwa adaptasi setelah musim berat dan perubahan pelatih bukanlah hal mudah, namun Chivu mampu mengembalikan arah tim.

Menurut Bastoni, Chivu membantu Inter menemukan kembali identitas yang sempat memudar: disiplin, solidaritas, dan determinasi tinggi.

“Bagian besar dari siapa kami hari ini adalah berkat dirinya. Tidak mudah memulai lagi setelah musim seperti musim lalu,” tegas Bastoni.

“Dia banyak membantu kami untuk kembali ke jalur yang benar,”

Tak Terpengaruh Kritik, Inter Fokus ke Lapangan

Bastoni juga menepis anggapan bahwa Inter kerap gagal di laga-laga besar. Ia menilai kritik eksternal terlalu dibesar-besarkan.

“Kami hanya salah di dua pertandingan. Di Serie A kami berada di puncak klasemen, dan di Liga Champions masuk delapan besar,” katanya.

Ia menegaskan bahwa tim justru semakin solid saat menghadapi tekanan, dan reaksi Inter sejauh ini menunjukkan kedewasaan sebuah tim besar.

“Saya sangat bangga dengan bagaimana kami menanggapi pembicaraan dari luar tentang masalah yang sebenarnya tidak ada,”

Ambisi Besar di Supercoppa Italiana

Inter kini berpeluang membalas kekalahan menyakitkan dari AC Milan. Jika Inter menyingkirkan Bologna dan Milan lolos dari semifinal lainnya, Derby della Madonnina kembali tersaji, kali ini dengan Chivu di bangku pelatih.

Bagi Bastoni, Supercoppa bukan sekadar trofi tambahan.

“Dengan dua pertandingan, Anda bisa memenangkan gelar. Itu tidak bisa dianggap remeh. Trofi memberi kepercayaan diri dan energi besar,” jelasnya.

Namun, Bastoni juga mengingatkan bahwa Bologna bukan lawan mudah.

“Mereka sering menyulitkan kami dalam beberapa tahun terakhir. Mereka bermain dengan intensitas tinggi dan persiapan matang.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*