Alessandro Bastoni tak menutup mata terhadap kekurangan Inter Milan saat ditahan imbang Napoli 2-2 di San Siro pada pekan ke-20 Serie A 2025-26, Senin (11/1/2026) dini hari WIB.
Namun, bek andalan Nerazzurri itu menegaskan bahwa hasil tersebut tetap harus dilihat dari sisi positif, terutama dalam konteks persaingan Scudetto Serie A yang semakin sengit.
Duel ini kembali menghadirkan atmosfer perebutan gelar seperti musim lalu, ketika Inter dan Napoli saling sikut hingga pekan-pekan terakhir.
Intensitas tinggi, kualitas individu, serta drama hingga menit akhir menjadi gambaran jelas laga sarat gengsi tersebut.
Jalannya Laga: Intens, Cepat, dan Penuh Drama
Inter membuka keunggulan cepat lewat sepakan terukur Federico Dimarco, memanfaatkan transisi cepat dari sisi kiri.
Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Scott McTominay sukses menyamakan kedudukan untuk Napoli, sekaligus menebus kesalahannya dalam proses gol Inter.
Nerazzurri kembali memimpin setelah Hakan Calhanoglu mengeksekusi penalti, keputusan yang memicu amarah Antonio Conte di pinggir lapangan.
Akan tetapi, Napoli menunjukkan karakter juara. McTominay kembali muncul di momen krusial untuk mencetak gol keduanya dan membuat skor kembali imbang.
Di masa injury time, Inter Milan nyaris mengamankan tiga poin. Sayang, tembakan Henrikh Mkhitaryan hanya membentur tiang gawang, membuat laga berakhir tanpa pemenang.
Bastoni: Ada Kesalahan, Tapi Mentalitas Inter Meningkat
Dalam wawancara bersama DAZN Italia, Bastoni mengakui bahwa Inter seharusnya bisa tampil lebih baik.
“Ada detail-detail yang jelas perlu kami perbaiki. Kami seharusnya bisa melakukan lebih baik dalam hal mencetak gol. Tapi, kami juga harus mengakui kekuatan lawan. Napoli adalah tim dengan pemain berkualitas tinggi,” ujar Bastoni.
Meski begitu, bek timnas Italia itu menilai Inter menunjukkan kemajuan signifikan dalam mentalitas dan ketajaman bermain.
“Saya melihat langkah maju yang jelas dari sisi mentalitas dan intensitas,”
Inter dan Tantangan Laga Besar
Musim ini, Inter kerap disorot karena dianggap kurang maksimal di laga-laga besar. Statistik memang menunjukkan bahwa Nerazzurri belum meraih kemenangan dalam 14 pertemuan terakhir melawan Napoli, Milan, dan Juventus di semua kompetisi, dengan catatan tujuh imbang dan tujuh kalah.
Namun Bastoni menolak anggapan negatif berlebihan.
“Saya masih percaya bahwa kami telah menjalani paruh pertama musim yang sangat baik, seperti yang saya ingat persepsi orang-orang tentang kami di awal musim,”
“Saat kebobolan, selalu ada rangkaian kesalahan sebelumnya. Tapi Napoli memang kuat. Secara keseluruhan, saya melihat laga ini dari sudut pandang positif,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa detail kecil sering kali menjadi pembeda dalam pertandingan level tinggi.
“Gol pertama adalah pergerakan tim yang hebat dari Napoli, kita tahu mereka bermain seperti itu, semuanya dilakukan dengan cepat. Detail-detail kecil itulah yang membuat perbedaan, semua gol bisa dihindari, tetapi jika tidak pernah ada kesalahan, setiap pertandingan akan berakhir 0-0.”

Leave a Reply