Bacary Sagna: Inter Salah Satu Tim Terbaik di Liga Champions, Kekalahan dari Arsenal Tak Terlalu Penting

Mantan bintang Manchester City, Arsenal, dan timnas Prancis, Bacary Sagna memberikan pujian tinggi kepada Inter Milan.

Sagna menilai Nerazzurri sebagai salah satu tim terbaik di Liga Champions musim ini, meski sempat kalah dari Arsenal di fase liga.

Dalam wawancara eksklusif bersama SempreInter.com dan The Italian Football Podcast pada acara online yang digelar talkSPORT Bet Online Slots, Sagna menegaskan bahwa kekalahan Inter dari Arsenal tidak perlu dibesar-besarkan.

Menurutnya, Inter Milan masih memiliki kualitas, mentalitas, dan pengalaman untuk bersaing di level tertinggi Eropa.

Kekalahan dari Arsenal Bukan Penentu Segalanya

Pada Matchday 7 Liga Champions, Inter harus mengakui keunggulan Arsenal dengan skor 1-3 di Stadion Giuseppe Meazza. Kekalahan tersebut sempat memunculkan keraguan terhadap konsistensi skuad asuhan Cristian Chivu.

Namun, Sagna menilai hasil itu tidak mencerminkan kekuatan sebenarnya Inter.

“Inter tetap tim yang kuat. Secara taktik, mereka mungkin salah satu yang terbaik di Liga Champions,” ujar Sagna.

Mentalitas Juara Jadi Kekuatan Utama Inter

Menurut mantan bek Arsenal tersebut, Inter memiliki fondasi yang sangat solid, terutama dari segi mental dan stabilitas tim.

“Dan saya pikir mereka memiliki mentalitas yang tepat,”

Sagna menyoroti bahwa manajemen Inter mempertahankan mayoritas pemain inti dalam beberapa musim terakhir. Hal ini menciptakan chemistry dan lingkungan yang mendukung kesuksesan di Eropa.

“Komposisi tim tetap sama, pemainnya juga sama. Lingkungannya mendorong mereka untuk sukses,” tambahnya.

Stabilitas inilah yang dinilai menjadi kunci konsistensi Inter di kompetisi elite.

Belajar dari Kegagalan Final Musim Lalu

Sagna juga menyinggung kegagalan Inter di final Liga Champions musim lalu sebagai pelajaran berharga.

“Tahun lalu, tentu saja, itu merupakan pukulan besar bagi mereka dan kekecewaan karena kalah dengan cara seperti itu di final,”

Meski kekalahan tersebut menyakitkan, pengalaman itu justru membuat Nerazzurri semakin matang.

“Mereka tahu apa yang dibutuhkan untuk mencapai puncak. Mereka tahu jalan yang harus ditempuh,” ungkap Sagna.

Pengalaman tampil di final diyakini membuat Inter lebih siap menghadapi tekanan besar di fase gugur.

Fase Grup Adalah Maraton, Bukan Sprint

Sagna mengibaratkan Liga Champions sebagai sebuah maraton, bukan perlombaan jarak pendek.

Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah lolos dari fase grup, bukan sekadar menang di satu pertandingan.

“Sekarang masih fase grup. Kekalahan dari Arsenal tidak terlalu berarti. Yang penting adalah pertandingan langsung di fase gugur,” jelasnya.

Ia menilai, performa Inter akan jauh lebih menentukan ketika memasuki babak knockout.

Target Utama: Lolos dan Tancap Gas di Fase Gugur

Di akhir pernyataannya, Sagna menegaskan bahwa fokus utama Inter saat ini adalah mengamankan tiket ke fase berikutnya.

Setelah itu, barulah Nerazzurri akan meningkatkan intensitas dan ambisi mereka untuk berburu gelar.

“Target utama sekarang adalah lolos dari fase grup. Setelah itu, mereka akan lebih serius.” Tutupnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*