Angelo Moratti: “Membeli Kembali Inter? Ya, Saya Akan Melakukannya”

Ada nama yang lebih dari sekadar identitas. Ia adalah simbol, sejarah, dan perasaan yang diwariskan lintas generasi.

Inter Milan dan keluarga Moratti adalah kisah cinta panjang yang tak pernah benar-benar usai. Dan kini, lewat kata-kata Angelo Moratti, mimpi lama itu kembali menyala di hati jutaan tifosi nerazzurri.

Inter dan Moratti: Sebuah Ikatan Abadi

Selama puluhan tahun, nama Moratti identik dengan Inter Milan. Dari Angelo Moratti senior, presiden legendaris era 1950-an, hingga Massimo Moratti yang menghadirkan era kejayaan modern dengan Treble bersejarah 2010, hubungan ini tak pernah sekadar soal kepemilikan klub. Ia adalah soal identitas, kebanggaan, dan cinta sejati.

Meski kepemilikan Inter Milan telah berpindah tangan sejak 2013, ketika Massimo Moratti melepas saham mayoritas kepada Erick Thohir, harapan akan kembalinya keluarga Moratti tak pernah sepenuhnya padam di benak para pendukung.

Pernyataan Angelo Moratti yang Membuat Tifosi Bermimpi

Dalam podcast “Inter Milan in my heart” di kanal Outsider Insight, Angelo Moratti, putra Gian Marco dan keponakan Massimo Moratti, mengucapkan kalimat mengejutkan:

“Jika saya memiliki semua uang di dunia, apakah saya akan membeli Inter? Ya, saya akan melakukannya.” Ujarnya singkat.

Sebuah pernyataan yang langsung menggugah emosi. Kalimat singkat itu cukup untuk menghidupkan kembali mimpi kolektif: kembalinya Inter ke tangan keluarga yang membesarkannya dengan cinta.

Antara Romantisme dan Realitas Sepak Bola Modern

Dalam lanjutan pembicaraan, Angelo Moratti juga bersikap realistis. Ia menyadari bahwa sepak bola modern telah berubah drastis.

Biaya operasional klub raksasa Eropa kini sangat tinggi, dan dominasi dana investasi global membuat kepemilikan klub tak lagi sekadar urusan passion.

Namun justru di situlah letak kekuatan kata-katanya. Di tengah dunia sepak bola yang semakin dingin dan korporatif, pernyataan Angelo Moratti menghadirkan kembali romantisme, sesuatu yang dirindukan tifosi Inter: klub yang dikelola dengan hati, bukan semata neraca keuangan.

Mimpi yang Tak Pernah Mati di Curva Nord

Apakah keluarga Moratti benar-benar bisa kembali memiliki Inter? Saat ini, jawabannya masih jauh dari kepastian. Namun bagi para tifosi, mimpi tak selalu membutuhkan kepastian untuk hidup.

Kata-kata Angelo Moratti telah melakukan satu hal penting: menghidupkan kembali harapan bahwa suatu hari, kisah cinta Inter dan Moratti bisa menemukan bab baru. Bahwa sejarah belum sepenuhnya selesai ditulis.

Karena bagi Interisti, ada cerita yang memang ditakdirkan untuk abadi. Dan Inter–Moratti adalah salah satunya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*