Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, menunjukkan sikap realistis usai membawa timnya meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Bologna di Stadion Dall’Ara pada pekan ke-23 Serie A 2025-26.
Dalam wawancara bersama Sky Sport Italia, Allegri menegaskan bahwa Rossoneri saat ini memilih fokus menjaga jarak aman dengan posisi Lima klasemen, bukan terlalu memikirkan persaingan Scudetto.
Menurutnya, konsistensi dan kewaspadaan menjadi kunci utama dalam kompetisi Serie A yang masih panjang dan penuh kejutan.
Kemenangan Penting Milan di Dall’Ara
AC Milan tampil solid saat menghadapi Bologna dan berhasil mengamankan tiga poin berharga lewat kemenangan tanpa balas.
Allegri menilai anak asuhnya bermain dengan penuh kedewasaan dan disiplin.
“Kami perlu menargetkan keunggulan Tujuh poin atas peringkat Kelima karena liga masih panjang dan dalam satu minggu klasemen bisa berubah. Malam ini kami bermain dengan serius,” ujar Allegri, seperti dilansir FCInter1908.it.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Milan semakin matang dalam mengelola tekanan di fase krusial musim.
Fokus Jaga Posisi, Bukan Terbuai Persaingan Gelar
Meski berada dalam jalur persaingan juara, Allegri menegaskan bahwa fokus utama timnya saat ini adalah menjaga konsistensi dan stabilitas posisi di zona Liga Champions.
Ia menilai bahwa melihat tim-tim di bawah justru lebih penting daripada terlalu memikirkan rival di atas.
“Untuk melakukan hal-hal hebat hingga akhir musim, kami harus melihat siapa yang ada di bawah kami,” tambahnya.
Pendekatan ini mencerminkan filosofi Allegri yang mengutamakan pragmatisme dan perencanaan jangka panjang.
Filosofi “Pemain Berpikir” ala Allegri
Dalam wawancara tersebut, Allegri juga menyinggung filosofi kepelatihannya yang diwarisi dari mentor lamanya, Galeone.
Ia menekankan pentingnya pemain yang mampu berpikir dan membaca permainan.
“Saya tumbuh sebagai pemain bersama pelatih seperti Galeone yang tidak menyukai pemain yang tidak berpikir,”
“Dalam sepak bola dibutuhkan pemain yang berpikir. Saya memiliki banyak pemain seperti itu dan mereka masih bisa berkembang,” ungkapnya.
Pujian untuk Nkunku, Loftus-Cheek, dan Pemain Lain
Allegri turut memberikan apresiasi kepada beberapa pemain yang tampil menonjol, khususnya Christopher Nkunku dan Ruben Loftus-Cheek yang mencetak gol.
“Saya senang dengan gol Nkunku dan Loftus, mereka juga tampil baik,”
Ia juga memuji kontribusi Athekame dan Fofana yang dinilainya tampil solid.
“Begitu pula Athekame dan Fofana,”
Selain itu, Allegri merasa beruntung memiliki pemain berpengalaman seperti Luka Modrić dan Adrien Rabiot.
“Saya beruntung memiliki dua pemain seperti mereka. Mereka memberi rasa aman yang besar juga kepada pemain lainnya.” tambahnya.
Allegri Akui Konsistensi Inter di Perburuan Scudetto
Saat ditanya soal persaingan gelar, Allegri tidak ragu mengakui kualitas Inter Milan.
“Inter sudah enam tahun bersaing memperebutkan Scudetto. Kami tahun ini banyak mengganti pemain,” ujarnya.
Ia menilai pengalaman Inter menjadi faktor pembeda, sementara Milan masih dalam proses membangun tim yang stabil.

Leave a Reply