Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memberikan tanggapan bernada optimistis sekaligus kritis setelah timnya kalah 0-1 dari Liverpool pada matchday 6 Liga Champions 2025-26 di San Siro, Rabu (10/12/2025) dini hari WIB.
Meski hasilnya mengecewakan, pelatih asal Rumania itu menegaskan bahwa situasi belum dalam kondisi darurat, namun ada aspek penting yang harus segera dibenahi.
Kontroversi Penalti: Chivu Kesal Dengan Standar VAR
Salah satu hal yang paling disorot dari pertandingan ini adalah penalti kontroversial Liverpool akibat tarikan ringan Alessandro Bastoni. Chivu menilai keputusan itu terlalu mudah untuk diberikan.
“Situasi seperti itu terlihat di setiap sepak pojok dan setiap tendangan bebas. Terlalu mudah, kita harus mengajarkan dan menyampaikan sesuatu yang berbeda,” ujar Chivu.
Menurutnya, FIFA dan wasit seharusnya memberikan kejelasan yang lebih konsisten soal batasan kontak dalam duel bola mati.
Inter Tidak Tumbang Secara Mental
Meski mengalami hambatan sejak menit awal akibat cedera Hakan Calhanoglu, kemudian menyusul Francesco Acerbi, Inter justru menunjukkan reaksi signifikan setelahnya.
Chivu mengaku puas dengan mentalitas pemainnya:
“Pada menit-menit awal kami kesulitan karena langsung menerima tekanan mereka. Kami terpaksa mengganti dua pemain,”
“Tidak mudah menghadapi tim fisik seperti Liverpool… Tapi kami menemukan cara bermain,”
Sayangnya, energi tim menurun di babak kedua karena Inter tidak bisa melakukan rotasi optimal, hanya memiliki satu slot pergantian tersisa.
“Kami ingin melanjutkan tren positif, tapi energi kami menurun dan kami tidak bisa melakukan pergantian karena hanya punya satu slot tersisa. Kami harus mengelola situasi sebaik mungkin. Kami masukkan tiga pemain segar, lalu karena satu insiden kami akhirnya kalah,”
Inter Masih Ada di Sana, Tidak Dramatis
Saat ditanya mengapa Inter sering kalah di pertandingan besar, Chivu menegaskan bahwa posisi tim masih sangat kompetitif di Liga Champions.
“Kami masih berada di delapan besar Liga Champions, kami punya 12 poin, meski belum cukup. Kami masih akan menjalani dua pertandingan lagi pada Januari. Perjalanannya panjang hingga Januari, juga akan ada Piala Super. Kami melakukan yang terbaik, dan situasinya tidak seburuk itu. Kami berada di posisi yang baik dan terus bekerja untuk memperbaikinya.”
Inter kini masih berada di posisi delapan besar klasemen sementara UCL, mengoleksi 12 poin.
Dengan dua laga penting pada Januari dan Supercoppa yang menanti, Chivu yakin timnya masih berpeluang besar menjaga momentum.

Leave a Reply