AC Milan berhasil mengejutkan rival sekota, Inter Milan dengan kemenangan tipis 1-0 dalam Derby della Madonnina di pekan ke-12 Serie A 2025-26, Senin (24/11/2025) dini hari WIB.
Gol Christian Pulisic melalui skema serangan balik dan penyelamatan penalti luar biasa dari Mike Maignan menjadi pembeda dalam laga panas antara rival sekota.
Pertandingan ini bukan hanya soal gengsi, tetapi juga adu kekuatan dua tim terkuat Serie A musim ini.
Atmosfer makin intens karena Derby kali ini menjadi yang pertama sejak Inter dan Milan resmi membeli lahan di sekitar San Siro, sebuah momen simbolis bahwa kedua klub kini “memiliki” rumah mereka sendiri.
Babak Pertama: Inter Dominan, Maignan Jadi Tembok Besi
Inter langsung menggebrak sejak menit-menit awal. Peluang emas pertama hadir pada menit ke-4 saat Marcus Thuram menyambar umpan silang Federico Dimarco dengan diving header.
Namun Mike Maignan menunjukkan refleks kelas dunia dengan menepis bola menggunakan satu tangan.
Tak berhenti di situ, Inter kembali mengancam pada menit ke-27 lewat sundulan Francesco Acerbi yang mengenai tiang gawang.
Maignan kali ini sudah beaten, namun keberuntungan masih berada di pihak Milan.
Peluang terbaik Inter lainnya muncul ketika Thuram menyundul bola ke jalur Lautaro Martinez, yang langsung melepaskan volley keras dari jarak 13 meter. Maignan kembali tampil fantastis, menepis bola ke tiang dengan satu tangan yang kokoh.
AC Milan merespons lewat serangan balik. Pulisic hampir membungkam San Siro dengan tembakan melengkung yang hanya melebar tipis dari tiang jauh.
Babak Kedua: Magis Pulisic dan Kesalahan Fatal Inter
Meski Inter terlihat lebih agresif, Milan justru mencuri gol melalui skema serangan balik cepat pada menit ke-54.
Berawal dari Youssouf Fofana yang mencuri bola dari Hakan Çalhanoğlu di lini tengah, bola kemudian mengalir ke Saelemaekers. Ia terpeleset saat menembak, membuat Yann Sommer hanya mampu menepis bola ke arah Christian Pulisic yang dengan sigap menyambar bola rebound dari jarak dekat.
Milan memimpin 1-0, dan momentum Derby pun berubah total.
Inter mencoba membalas. Alessandro Bastoni memiliki peluang dari jarak dekat tetapi tembakannya melambung.
Drama terjadi di menit ke-74 ketika Pavlović dianggap melanggar Thuram di kotak penalti setelah tinjauan VAR.
Çalhanoğlu maju sebagai eksekutor, namun Maignan kembali jadi pahlawan, menepis penalti tersebut dengan satu tangan. Penyelamatan ini menjadi momen krusial yang menjaga keunggulan Milan.
Upaya Akhir yang Sia-Sia
Inter terus menggempur lini pertahanan Rossoneri:
- Sundulan dari situasi sepak pojok Barella gagal dimaksimalkan Manuel Akanji.
- Tembakan jarak jauh Andy Diouf tepat mengarah ke Maignan.
- Upaya Ange-Yoan Bonny melambung tinggi dari tepi kotak penalti.
AC Milan menjaga kedisiplinan hingga menit akhir, memastikan tiga poin penting dalam perebutan posisi puncak Serie A.
Kekalahan ini membuat Inter terpental ke posisi Empat klasemen sementara Serie A, dengan raihan 24 poin, sementara Milan nai ke posisi Dua, dengan koleksi 25 angka.
Susunan Pemain
INTER (3-5-2): 1 Sommer; 25 Akanji, 15 Acerbi ( 17 Diouf 85′), 95 Bastoni; 30 Carlos Augusto, 23 Barella (94 Esposito 85′), 20 Calhanoglu (7 Zielinski 78′), 8 Sucic, 32 Dimarco; 9 Thuram, 10 Lautaro (14 Bonny 66′).
Pelatih: Cristian Chivu.
MILAN (3-5-2): 16 Maignan; 23 Tomori, 46 Gabbia, 31 Pavlovic; 56 Saelemaekers, 19 Fofana (4 Ricci 78′), 14 Modric, 12 Rabiot, 33 Bartesaghi; 11 Pulisic (18 Nkunku 78′), 10 Leao (8 Loftus-Cheek 86′).
Pelatih: Massimiliano Allegri.

Leave a Reply